Sedang Hadiri Ultah Teman, Ini Sosok Pramugari Aulia Belinda yang Tewas saat Kebakaran Glodok Plaza
Jenazah Aulia Belinda Kurapak (28) tiba di rumah duka Jalan Mannuruki 9 lorong 3, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar,
Jenazah salah satu korban kebakaran Glodok Plaza, Aulia Belinda Kurapak (28) tiba di rumah duka Jalan Mannuruki 9 lorong 3, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (25/1). Sayangnya, keluarga tak bisa melihat jenazah korban di dalam peti berwarna putih.
Kakak korban, Riki Kurapak mengaku tidak bisa melihat kondisi adiknya karena dilarang oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Bahkan, saat adiknya dimasukkan ke dalam peti mati, pihak keluarga tidak ada yang melihat.
"Jenazah adik kami tidak bisa lihat, karena dari tim DVI tidak kasih izin. Prosesnya adik dimasukkan ke peti juga tidak kami lihat," ujarnya kepada wartawan.
Riki mengaku identitas adiknya terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan dan pencocokan Antemortem dan postmortem dari ibunya Ani Tandi Rapak. Ani Tandi Rapak sendiri adalah Lurah Bontoala Parang, Kota Makassar.
"Itu kami kenali, karena waktu orang tua saya datang ke Jakarta langsung diambil DNA dengan data giginya kami bawa ke sana," kata Riki.
Meninggal di Tempat Karaoke
Riki menceritakan, adiknya berada di Glodok Plaza untuk memenuhi undangan temannya yang berulang tahun. Adiknya meninggal di dalam ruang karaoke yang ada di Glodok Plaza.
"Kebetulan ada salah satu ajakan dari salah satu temannya untuk datang ke sana untuk acara ulang tahun. Memang sementara mereka di tempat karaoke. Itu informasi yang kami dapatkan," tuturnya.
Riki mengaku adiknya berkarir di Jakarta sejak 2017. Saat itu, Aulia bekerja sebagai pramugari Lion Air.
"Dari tahun 2017, semenjak dia bekerja menjadi pramugari itu adek sudah berdomisili di Jakarta," ungkapnya.
Sosok Korban
Riki mengenang sosok adiknya yang begitu mandiri di mata keluarga. Jika ada masalah, kata Riki, korban akan menyelesaikannya sendiri.
"Di mata keluarga, dia sosoknya tangguh saya lihat, dia sangat kuat. Kalau ada masalahnya, dia usahakan selesaikan sendiri," tuturnya.
Riki mengaku sebelum meninggal, adiknya bekerja di salah satu konsultan hukum. Riki mengungkapkan terakhir kali bertemu dengan adiknya saat acara pernikahannya tanggal 3 Januari 2025.
"Rencananya sebentar malam kami mau bawa ke Sangalla, Tana Toraja. Nanti akan dimakamkan di sana ditempatnya (makam) bapak," ucapnya.