LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sebelum ekstasi dikonsumsi anak, si bapak dugem di tempat karaoke

Kini HR ditahan polisi setelah ditetapkan menjadi tersangka. Dugem yang dia lakukan bersama teman-teman di tempat hiburan yang berada di Jalan Sudirman, Pekanbaru menjadi petaka.

2018-09-11 23:44:00
Kasus Narkoba
Advertisement

Tiga bocah Sekolah Dasar di Kabupaten Bengkalis Riau dilarikan ke Rumag Sakit karena mengisap pil ekstasi milik bapaknya, HR. Ternyata ekstasi sebutir itu sisa dugem HR di sebuah lokasi karaoke di Pekanbaru.

Kasat Reserse Narkoba Polres Bengkalis, AKP Syafrizal mengatakan, pihaknya terus mendalami kasus ini. Polisi menyelidiki siapa pemasok ekstasi kepada HR.

"Hasil awal interogasi kita, sebelum kejadian anaknya mengisap ekstasi sisanya itu, HR pergi dugem bersama teman-temannya di Pekanbaru. Jadi ekstasi tersebut sisa dari dugem malam itu," katanya, Selasa (11/9).

Advertisement

Kini HR ditahan polisi setelah ditetapkan menjadi tersangka. Dugem yang dia lakukan bersama teman-teman di tempat hiburan yang berada di Jalan Sudirman, Pekanbaru menjadi petaka.

Tiga bocah Sekolah Dasar di Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau mengalami mabuk narkoba setelah menelan pil ekstasi yang dikira permen. Pil itu ditemukan di dalam mobil orangtuanya.

Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto mengatakan ketiga bocah inisial J, M dan Z itu sempat dilarikan ke Puskesmas Bukit Batu oleh keluarganya karena mengalami pusing.

Advertisement

"Sekarang mereka sudah berangsur pulih dan pulang ke rumah," ujar Yusup kepada merdeka.com.

‎Yusup menceritakan, sebelum pil itu ditelan ketiga bocah itu, seorang balita berusia 2 tahun inisial N menemukan satu butir pil warna hijau dari dalam mobil orang tuanya, Senin (10/9) sekitar pukul 13.00 WIB.

"Karena dikira permen, N memberikan kepada kakaknya R (8). Selanjutnya pil itu di potong hingga menjadi empat bagian dan dibagi-bagikan kepada 4 teman-temannya," kata Yusup.

Setelah mengonsumsi pil yang dikira permen tersebut, tiga anak mengalami efek pusing-pusing dan dilarikan ke Puskesmas Bukit Batu dan sudah membaik. Sedangkan satu anak yang bernama F, belum menelannya karena merasa obat tersebut pahit dan dibuang.

Mendapat laporan ini, Polsek Bukit Batu pun bergerak dan Mobil Toyota Agya warna Silver BM 1570 EF‎ milik HR alias WE (46), digeledah dan ditemukan satu butir pil yang diduga ekstasi berwarna hijau, mirip dengan obat yang dibagi-bagi oleh anaknya.

"Karena ditemukan pil diduga ekstasi, polisi melakukan tes urine kepada HR. Hasilnya positif mengandung amfetamin Narkotika. Kemudian HR diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut," kata Yusup.

Baca juga:
Dikira permen, 3 bocah mabuk usai telan pil ekstasi milik ayahnya
Hendak ditangkap, pengedar sabu di Langkat Sumut tabrak polisi
Polisi dan BNN buru WN Nigeria pengendali sindikat narkoba di Kalbar
Kasus 1,6 kg sabu milik napi Raymon, polisi akan periksa kalapas
Bea Cukai, PT Pos dan Polda Metro gagalkan penyelundupan narkoba lewat barang kiriman

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.