Satu dari Tiga Handphone Bos Kerupuk Tewas Dirampok Ditemukan, Identitas Pelaku Terungkap
Ponsel tersebut ditemukan di salah satu kafe di Palembang.
Misteri pelaku perampokan menewaskan bos kerupuk dan melukai istrinya di Palembang mulai terungkap. Kepolisian menemukan satu dari tiga ponsel dibawa kabur pelaku.
Kanitreskrim Polsek Ilir Timur I Palembang, AKP Fifin Sumailan mengungkapkan, ponsel tersebut ditemukan di salah satu kafe di Palembang. Penemuan ini akan didalami dengan pemeriksaan saksi-saksi di kafe tersebut.
"Benar, ada satu ponsel korban yang dibawa kabur pelaku sudah ditemukan, dua lagi masih dicari," kata Fifin, Rabu (3/12).
Polisi Cek Rekaman CCTV
Kepolisian juga telah mengidentifikasi rekaman CCTV di kediaman korban berikut palu gagang besi menjadi barang bukti. Ada juga sandal plastik dan pakaian milik korban.
"Ada beberapa barang bukti diamankan," kata Fifin.
Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono memastikan identitas pelaku telah dikantongi dan tengah diburu. Dia berharap dalam waktu dekat pelaku dapat ditangkap.
"Identitasnya sudah teridentifikasi dengan jelas," kata Harryo.
Kronologi Perampokan
Diberitakan sebelumnya, pasangan suami istri dirampok yang menyebabkan seorang tewas dan lainnya kritis. Perampokan itu dialami pemilik usaha kerupuk terkenal di Palembang yang berlokasi di kawasan pertokoan 15 Ilir, Selasa (25/11) malam.
Korban DM (52), tewas dengan luka di leher dan istrinya YN (40), luka di tempat yang sama dan kini dirawat di rumah sakit.
Perampokan diketahui saat YN dan pembantunya, FR, pulang dari makan di sebelah rumahnya. Begitu masuk, korban mendengar teriakan minta tolong dari suaminya.
Tak lama, mereka menemukan korban DM sudah tewas tergeletak dan pelaku masih berdiri di sana. Pelaku lantas menodongkan senjata api ke FR dan meminta uang Rp3 juta.
Takut dibunuh, FR menyerahkan uang yang diminta dari dompet. Kemudian pelaku menggeledah lantai dua rumah.
FR dan anak korban YN masuk ke kamar dan mengunci pintu. Mereka lantas menelpon anggota keluarga lain dengan maksud meminta tolong.
Begitu tiba di depan, saksi lain menemukan korban YN keluar dari rumah dengan luka di leher. Korban pun dilarikan ke rumah sakit.