Satgas Ingatkan SPPG Segera Lengkapi Syarat Operasional Program Makan Bergizi Gratis Bangkalan
Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Bangkalan mendesak SPPG segera melengkapi persyaratan operasional. Ini penting agar Program Makan Bergizi Gratis Bangkalan dapat melayani 328 ribu penerima manfaat.
Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mengingatkan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk segera memenuhi kelengkapan operasional. Imbauan ini bertujuan memastikan program prioritas pemerintah dapat berjalan optimal di seluruh wilayah.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika, mengungkapkan bahwa hingga 10 Mei 2026, baru 112 dari 179 dapur MBG yang beroperasi. Sebanyak 85 dapur lainnya masih terkendala izin dan kelengkapan administrasi.
Kondisi ini menghambat penyaluran gizi kepada total 328 ribu jiwa penerima manfaat di 273 desa dan delapan kelurahan. Satgas terus berupaya mempercepat proses agar seluruh SPPG dapat berfungsi penuh.
Kendala Operasional Dapur Program Makan Bergizi Gratis Bangkalan
Hasil pemantauan Satgas MBG menunjukkan bahwa sebagian besar dapur yang belum beroperasi terkendala izin operasional lengkap. Ini menjadi hambatan utama dalam pelaksanaan program di Bangkalan.
Selain itu, dari 179 dapur MBG yang terdata, hanya 129 dapur yang telah memiliki ID atau kode registrasi resmi dari Badan Gizi Nasional. Sebanyak 50 dapur lainnya masih belum terdaftar secara resmi.
Kelengkapan administrasi ini sangat krusial untuk memastikan standar dan akuntabilitas program. Satgas terus mendorong percepatan pendaftaran agar semua dapur memenuhi ketentuan.
Tantangan Sarana dan Prasarana SPPG di Bangkalan
Salah satu kekurangan lain yang ditemukan Satgas MBG adalah belum memadainya infrastruktur dapur. Sebanyak 68 SPPG dari 179 yang terdata belum memiliki dapur dalam bentuk bangunan permanen.
Beberapa di antaranya masih dalam proses pembangunan, yang secara langsung menghambat operasional penyediaan makanan bergizi. Ketersediaan fasilitas yang layak adalah prasyarat penting.
Bambang Budi Mustika menekankan bahwa pembangunan dapur permanen menjadi prioritas. Ini untuk menjamin kualitas dan higienitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis Bangkalan.
Target dan Upaya Percepatan Program Makan Bergizi Gratis Bangkalan
Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bangkalan menargetkan 328 ribu jiwa penerima manfaat. Mereka tersebar di 273 desa dan delapan kelurahan di 18 kecamatan.
Kelompok penerima manfaat mencakup siswa di berbagai lembaga pendidikan, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita non-PAUD. Program ini krusial untuk peningkatan gizi masyarakat.
Menanggapi kendala yang ada, Satgas MBG telah melakukan pendekatan khusus kepada para pengelola SPPG. Tujuannya adalah mempercepat pengurusan izin dan kelengkapan sarana prasarana.
Selain itu, Satgas juga berkoordinasi dengan instansi dinas terkait untuk memberikan bantuan. Program MBG merupakan program prioritas pemerintah yang harus didukung penuh.
Sumber: AntaraNews