Ruhut ingatkan Suryadharma Ali, jangan jadikan KPK kambing hitam
Yang dilakukan oleh SDA bersama PPP kubu Djan Faridz tersebut merupakan upaya pengeroposan KPK yang buruk.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul meminta Suryadharma Ali jangan coba-coba mengadu domba Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dengan umat Islam. Pasalnya mantan Menteri Agama tersebut menuduh KPK telah melakukan penistaan agama karena dilarang salat berjemaah.
"Jangan biasakan cari-cari kambing hitam. Jadi enggak usah cari-cari alasan penistaan agama, ini, dan sebagainya," kata Ruhut di Kompleks Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6).
Menurut Ruhut, yang dilakukan oleh SDA bersama PPP kubu Djan Faridz tersebut merupakan upaya pengeroposan KPK yang buruk. Ruhut meminta lebih baik SDA pasrah saja, ikuti aturan hukum yang berlaku.
"Kalau orang sudah menjadi tersangka, dua alat bukti yang kuat, udah bawa ke praperadilan. Udahlah mengalir saja, ikutin (proses hukum) sajalah," tuturnya.
Ruhut mengingatkan kembali bahwa KPK punya banyak pekerjaan lain. Maka jangan dipermainkan. Sebab kerja KPK menyangkut kebutuhan publik untuk memerangi korupsi. "Ingat sampai sekarang koruptor masih melanglang buana, rakyat masih sangat miskin karena ulah mereka," pungkasnya.
Sebelumnya KPK menemukan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan oleh Suryadharma. Kasus tersebut terkait pemanfaatan sisa kuota haji, pemanfaatan fasilitas PPIH, dan penyelewengan dalam pengadaan catering dan pemondokan. Dugaan kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 1 triliun pada 2012-2013.
Baca juga:
Djan Faridz sebut KPK Tuhan di atas Tuhan
Lulung minta masalah di rutan KPK diselesaikan dengan kepala dingin
Ruki tuding SDA berulah bikin tahanan Guntur enggan Jumatan
Batasi SDA beribadah, Djan Faridz somasi KPK atas penistaan agama
Djan Faridz geram kandang anjing ditaruh dekat musala rutan Guntur
Bantah menistakan agama, KPK 'warning' PPP Djan Faridz
Ruki cs bantah tahanan KPK dibatasi ibadahnya