LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Rommy sebut massa PPP DIY dukung Prabowo adalah kumpulan caleg gagal

Ketua Umum DPP PPP Muhammad Romahurmuziy alias Rommy mengatakan sekelompok kader di Yogyakarta mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019. Dia menilai mereka yang tak sejalan dengan kebijakan partai merupakan mantan caleg yang gagal di Pemilu 2014.

2018-10-10 17:48:50
Muhammad Romahurmuziy
Advertisement

Ketua Umum DPP PPP Muhammad Romahurmuziy alias Rommy mengatakan sekelompok kader di Yogyakarta mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019. Dia menilai mereka yang tak sejalan dengan kebijakan partai merupakan mantan caleg yang gagal di Pemilu 2014.

"PPP Khittah itu adalah kumpulan caleg-caleg gagal yang pada Pemilu 2014 kemarin tidak melaju ke Senayan. Yang kedua jumlah mereka sangat sedikit, tidak signifikan sama sekali," ujar Rommy di Solo, Rabu (10/10).

Rommy mengatakan, PPP Khittah juga merupakan pendukung dari Djan Faridz yang sudah jelas tidak ada dalam ordination partai. Bagi PPP, mereka hanya orang yang jumlahnya sedikit dan melakukan pernyataan-pernyataan yang tidak memiliki dampak politik sama sekali.

Advertisement

Kendati demikian, Rommy menilai wajar jika masih ada kader PPP yang mendukung Prabowo seperti pada Pilpres 2014. Rommy mengaku tidak bisa memaksakan kehendak setiap orang.

"Kita tidak bisa memaksakan. Di dunia ini ada malam ada siang, ada laki-laki ada perempuan, tidak bisa kita memaksa orang memilih Pak Jokowi atau Prabowo. Yang bisa kita lakukan adalah menjelaskan," pungkas Rommy.

Baca juga:
TKN Jokowi bantah Sandi soal nasi ayam di Singapura: Kecuali piringnya ikut dimakan
Timses Jokowi rapat dengan Ma'ruf Amin bahas persiapan kampanye
Ketum PPP kapok empat kali keok lawan Jokowi
Punya basis pemilih muslim, Ma'ruf diyakini bisa dongkrak elektabilitas Jokowi
KPU larang Ma'ruf ke ponpes, Hasto sebut yang penting tidak ada politik uang
Tim Jokowi minta pencairan dana bencana tak dipolitisir

Advertisement
(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.