LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Riwayat Penyakit Paus Fransiskus hingga Tutup Usia

Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus meninggal dunia di usia 88 tahun.

Senin, 21 Apr 2025 15:24:58
paus fransiskus
Paus Fransiskus muncul saat ribuan umat Katolik menghadiri misa Paskah 2025 yang dipimpin Kardinal Angelo Comastri di Lapangan Santo Petrus , Vatikan (20/04/2025). (afp)
Advertisement

Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus meninggal dunia berusia 88 tahun (Maret 2025). Paus baru-baru ini dirawat intensif di Rumah Sakit Gemelli, Roma karena pneumonia bilateral yang serius.

Kondisi ini diperparah oleh riwayat penyakit paru-parunya, menimbulkan kekhawatiran global. Perawatan intensif ini menandai perawatan rumah sakit keempatnya dalam beberapa tahun terakhir.

Pneumonia tersebut merupakan komplikasi serius dari masalah pernapasan yang sudah lama dideritanya. Riwayat penyakit paru-paru Paus Fransiskus berawal sejak usia muda, sekitar tahun 1957, ketika sebagian paru-parunya diangkat akibat infeksi pernapasan serius.

Kondisi ini, ditambah dengan potensi asma, membuatnya rentan terhadap infeksi saluran pernapasan. Selain masalah pernapasan, Paus Fransiskus juga mengalami gangguan ginjal ringan dan masalah kaki yang mengharuskannya menjalani operasi lutut.

Advertisement

Riwayat Penyakit dan Perawatan Paus Fransiskus

Sejak tahun 2021, Paus Fransiskus telah menjalani beberapa perawatan di Rumah Sakit Gemelli. Perawatan tersebut meliputi operasi usus besar pada tahun 2021, perawatan infeksi pernapasan pada tahun 2023, operasi perut karena hernia beberapa bulan setelahnya. Kini perawatan intensif karena pneumonia bilateral dan bronkitis. Selain itu, Paus juga mengalami cedera ringan di lengan akibat terjatuh di kamarnya awal tahun 2025.

Riwayat penyakit paru-paru Paus Fransiskus, yang dimulai sejak usia 21 tahun dengan pengangkatan sebagian paru-paru akibat pneumonia dan tiga kista, merupakan faktor signifikan yang mempengaruhi kondisi kesehatannya saat ini. Kondisi ini membuatnya lebih rentan terhadap infeksi pernapasan, seperti pneumonia yang baru-baru ini dideritanya.

Advertisement

Gangguan ginjal ringan yang juga dideritanya menambah kompleksitas kondisi kesehatan Paus Fransiskus. Meskipun dilaporkan masih dalam batas aman, kondisi ini tetap membutuhkan pemantauan ketat. Masalah kaki yang mengharuskannya menjalani operasi lutut dan sering menggunakan kursi roda juga mempengaruhi mobilitasnya.

Pesan Paus untuk Umat Katolik Dunia

Suara Paus Fransiskus kembali terdengar setelah absen sejak 14 Februari 2025 pada Kamis (6/3) sejak dirawat di Rumah Sakit Gemelli, Roma. Dalam kesempatan yang menggembirakan ini, Paus menyampaikan pesan audio kepada para jemaat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus.

Suara beliau, meskipun terdengar sedikit terengah-engah, berhasil menyentuh hati banyak orang yang mendengarnya.Pesan yang disampaikan dalam bahasa Spanyol tersebut mengungkapkan rasa terima kasih Paus Fransiskus atas doa-doa yang dipanjatkan untuk kesembuhannya.

"Saya berterima kasih dari lubuk hati saya atas doa-doa Anda untuk kesehatan saya dari Lapangan Santo Petrus, saya mendampingi Anda dari sini," ucapnya.

"Semoga Tuhan memberkati Anda dan Bunda Maria melindungi Anda. Terima kasih," sambung Paus.

Ungkapan tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dari para jemaat yang hadir. Ini merupakan momen yang sangat berarti, mengingat sebelumnya Paus Fransiskus hanya mampu mengirimkan pesan tertulis kepada publik.

Kehadiran suaranya di depan umum setelah masa perawatan ini menjadi simbol harapan dan kekuatan bagi banyak orang. Para jemaat yang hadir di Lapangan Santo Petrus merasakan kebahagiaan dan kelegaan mendengar suara pemimpin Gereja Katolik ini kembali.

Advertisement

Menurut laporan terbaru dari Vatikan, kondisi kesehatan Paus saat ini stabil dan tidak menunjukkan tanda-tanda demam. Hasil tes darah yang dilakukan juga menunjukkan hasil yang normal. Setelah menjalani perawatan, Paus Fransiskus telah melanjutkan latihan pernapasan dan fisioterapi sebagai bagian dari proses pemulihannya. Langkah ini diambil untuk memastikan dia dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Berita Terbaru
  • Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, 2 Kubu Sepakat Lakukan Mediasi
  • Digugat Rp100 Miliar oleh Penumpang KA Bromo Anggrek, PT KAI Mangkir Sidang Perdana
  • Beredar Rekaman CCTV Sebelum Penembakan Prajurit TNI, Pihak Kafe Ngaku Kecolongan Pelaku Bawa Senpi
  • Jadi Tersangka TPPU, Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Ditahan Bareskrim Usai Diperiksa
  • Gojek Hapus Skema Langganan Driver, Go-Ride Hemat Ikut Sistem Bagi Hasil 8 persen
  • berita update
  • kesehatan paus fransiskus
  • paus fransiskus
  • paus fransiskus kritis
  • paus fransiskus meninggal
  • paus fransiskus sakit
Artikel ini ditulis oleh
Editor Raynaldo Ghiffari Lubabah
R
Reporter Raynaldo Ghiffari Lubabah
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.