LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Revitalisasi Sekolah Manokwari: Senyum Murid SMAN 4 Punya Gedung Sendiri

Program revitalisasi sekolah di Manokwari membawa kebahagiaan bagi murid SMAN 4, yang kini tak perlu lagi menumpang belajar, menandai babak baru pendidikan di Papua Barat.

Minggu, 31 Mei 2026 22:01:39
revitalisasi sekolah
Program revitalisasi sekolah di Manokwari membawa kebahagiaan bagi murid SMAN 4, yang kini tak perlu lagi menumpang belajar, menandai babak baru pendidikan di Papua Barat. (AntaraNews)
Advertisement

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan telah membawa senyum bagi para murid SMAN 4 Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Kini, mereka tidak lagi harus menumpang di gedung sekolah lain untuk kegiatan belajar mengajar. Langkah ini menandai peningkatan signifikan dalam fasilitas pendidikan di wilayah tersebut, memastikan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi generasi muda.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta pada Minggu, menjelaskan bahwa kehadiran Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 4 Manokwari adalah hasil sinergi proaktif. Kolaborasi antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Melalui perjanjian kerja sama (PKS) revitalisasi pendidikan tahun 2026, anggaran sebesar Rp8,1 miliar telah dialokasikan, dengan target pembangunan rampung dalam enam bulan.

Inisiatif progresif ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kenyamanan proses belajar para murid, tetapi juga dirancang untuk menjadi motor penggerak ekonomi warga lokal melalui skema swakelola. Dengan demikian, revitalisasi sekolah Manokwari ini membawa dampak ganda, baik pada sektor pendidikan maupun ekonomi regional.

Tantangan dan Harapan di Balik Pembangunan SMAN 4 Manokwari

Kepala SMAN 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko, menceritakan berbagai tantangan berat yang harus dihadapi oleh 60 murid angkatan pertama. Sejak sekolah tersebut berdiri pada Juli 2025, kegiatan belajar mengajar terpaksa dilakukan pada siang hari, mulai pukul 12.15 hingga 17.00 WIT. Kondisi ini terjadi karena mereka harus meminjam fasilitas dari SMP Negeri 27 Manokwari, menciptakan keterbatasan dalam jadwal dan kenyamanan belajar.

Advertisement

Iriandi menambahkan bahwa pembangunan di lokasi yang berdekatan dengan SMP tersebut akan sangat memfasilitasi kebutuhan akses pendidikan menengah. Khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah Pantai Utara (Pantura), keberadaan gedung sendiri ini menjadi solusi penting. "Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini," kata Iriandi, menggambarkan antusiasme yang tinggi dari para siswa dan komunitas.

Kehadiran gedung baru ini diharapkan dapat mengatasi kendala operasional dan memberikan lingkungan belajar yang lebih stabil. Dengan fasilitas yang mandiri, SMAN 4 Manokwari dapat mengoptimalkan jadwal pelajaran dan program ekstrakurikuler, mendukung perkembangan akademik dan non-akademik murid secara lebih baik.

Advertisement

Kebahagiaan Murid SMAN 4 Manokwari Miliki Gedung Baru

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMAN 4 Manokwari, salah satunya Maria Aura Angeli Tampani. Murid kelas 10 itu mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, Maria mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain, sebuah perasaan yang umum dialami oleh siswa yang menumpang.

"Otomatis ya senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang nih, jadi otomatis ada rasa-rasa malu," kata Maria, menegaskan betapa pentingnya memiliki identitas dan ruang belajar sendiri. Perasaan memiliki ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar dan rasa bangga terhadap sekolah.

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru tersebut. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka. “Harapannya sih semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,” ujar Filki, menunjukkan ambisi untuk kemajuan sekolahnya.

Pembangunan ini menjadi simbol harapan dan kemajuan bagi pendidikan di Manokwari, khususnya bagi SMAN 4. Dengan fasilitas yang memadai, diharapkan SMAN 4 Manokwari dapat mencetak generasi penerus yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Dishut Kalsel Kaji Kedondong Hutan untuk Rehabilitasi Lahan Kritis, Adaptasi Sukses dari NTT
  • Indonesia Perluas Akses Ekspor Perikanan ke China, Ratusan UPI Kantongi Izin Baru
  • ASN Depok Dilarang Live Medsos Saat Jam Kerja, Pemkot Tegaskan Disiplin
  • Mensos Apresiasi Perkembangan Positif Siswa Sekolah Rakyat Kupang Menuju Kemandirian Ekonomi
  • Subsidi Pemerintah Efektif Jaga Daya Beli Masyarakat di Tengah Koreksi Rupiah
  • abdul mu'ti
  • filki israel
  • kemendikdasmen
  • konten ai
  • manokwari
  • maria aura
  • merdekaantara
  • pembangunan sekolah
  • pendidikan papua barat
  • revitalisasi sekolah
  • sman 4 manokwari
  • swakelola
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.