Puluhan Gajah Liar Masuk Pemukiman, Warga dan Pengendara Diminta Waspada
Pengendara diminta berhati-hati saat melintasi jalur Musi Rawas–Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) karena potensi gangguan lalu lintas.
Puluhan gajah liar masuk ke perkebunan dan pemukiman warga di Musi Rawas, Sumatera Selatan. Pengendara diminta berhati-hati saat melintasi jalur Musi Rawas–Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) karena potensi gangguan lalu lintas.
Kemunculan kawanan gajah liar itu terlihat dua hari berturut-turut di SP 5, Desa Tri Anggun Jaya, Muara Lakitan. Pada Jumat (16/1) pukul 19.00 WIB, ada tiga ekor gajah liar mendekati pemukiman.
Kemudian pada Sabtu (17/1) pukul 07.00 WIB, sebanyak 20 ekor masuk ke kebun warga. Akibatnya beberapa hektare kebun karet dan sawit rusak.
Terjadi Konflik dengan Manusia
Dilaporkan, kawanan gajah itu hingga kini masih terpantau di sekitar kebun warga. Keberadaannya terus dipantau agar tidak terjadi konflik dengan manusia.
Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas gajah liar di Kecamatan Muara Lakitan.
Warga diminta tidak mendekati, mengusik, apalagi memprovokasi gajah liar dalam kondisi apapun.
"Terpantau ada puluhan gajah liar masuk ke pemukiman dan kebun. Situasi ini perlu diwaspadai, tapi jangan bertindak ceroboh," ungkap Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, Rabu (21/1).
Kawasan Hutan
Selain itu, kewaspadaan juga diimbau bagi pengendara yang melintas di jalur Musi Rawas-PALI, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan.
Pengguna jalan diminta mengurangi kecepatan saat kondisi jalan sepi dan memperhatikan situasi guna mengantisipasi kemunculan gajah secara tiba-tiba.
"Jika melihat gajah di sekitar jalan, pengendara agar tidak mendekat, tidak membunyikan klakson secara berlebihan, dan menghentikan kendaraan di tempat yang aman, kemudian segera melapor ke kepolisian terdekat," kata Agung.