Program Makan Bergizi Gratis Prabowo: Targetkan 1,5 Juta Pekerjaan dan Gizi Nasional
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga menargetkan penciptaan 1,5 juta lapangan kerja secara nasional melalui dapur-dapur MBG.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjadi pendorong signifikan dalam penciptaan lapangan kerja. Inisiatif ini diproyeksikan mampu membuka hingga 1,5 juta kesempatan kerja di seluruh Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo pada Jumat (13/2/2026) dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta. Program MBG dirancang untuk mengintegrasikan dukungan gizi dengan peluang pekerjaan yang luas bagi masyarakat.
Sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025, program ini telah menunjukkan dampak positif. Dapur-dapur MBG yang tersebar di berbagai wilayah menjadi tulang punggung utama dalam pelaksanaan program ini.
Dampak Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis telah berhasil menciptakan lebih dari satu juta lapangan kerja. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah hingga mencapai target 1,5 juta pekerjaan.
Lapangan kerja tersebut mayoritas berasal dari Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Unit-unit ini beroperasi di seluruh negeri, memastikan distribusi makanan bergizi.
Setiap dapur MBG diperkirakan mempekerjakan sekitar 50 orang. Hal ini menunjukkan dampak langsung program terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.
Selain itu, setiap dapur juga bekerja sama dengan lima hingga sepuluh pemasok makanan lokal. Keterlibatan ini mencakup petani sayuran, ikan, unggas, kambing, dan produk susu.
Perluasan Jangkauan dan Kualitas Layanan Program Makan Bergizi Gratis
Saat ini, lebih dari 23.000 Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di seluruh Indonesia. Program ini menargetkan lebih dari 82 juta penerima manfaat melalui 30.000 lebih dapur pada puncaknya.
Pada Jumat pagi yang sama, Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi yang dikelola kepolisian juga diresmikan. Lebih dari 1.100 unit serupa diharapkan akan segera beroperasi penuh.
Presiden Prabowo memuji kualitas fasilitas yang digunakan dalam program ini. Peralatan canggih dan produksi lokal memastikan air bersih, peralatan higienis, serta pengelolaan limbah yang efektif.
Program MBG awalnya menargetkan anak-anak di bawah lima tahun, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia sekolah hingga SMA. Pemerintah berencana memperluas cakupan penerima manfaat pada tahun ini.
Manfaat Gizi dan Dukungan Komunitas
Perluasan cakupan akan mencakup 400.000 lansia dan sekitar 36.000 penyandang disabilitas. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan gizi yang merata.
Beberapa pemimpin daerah telah melaporkan peningkatan ekonomi yang signifikan. Peningkatan ini terutama terlihat pada sektor pertanian dan rantai pasokan makanan lokal.
Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya mengatasi masalah gizi, tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal. Hal ini menciptakan ekosistem yang saling mendukung di berbagai wilayah.
Dengan demikian, program ini menjadi contoh nyata bagaimana inisiatif pemerintah dapat memberikan dampak ganda. Manfaatnya dirasakan baik dalam aspek sosial maupun ekonomi masyarakat.
Sumber: AntaraNews