Prihatin kabut asap, seniman Pekalongan bikin batik bermotif asap
Karya batiknya juga sudah diserahkan kepada pemerintah, melalui Badan Ekonomi Kreatif Indonesia.
Harris Riadi, salah satu seniman batik di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, membuat batik dengan tema asap. Hal tersebut, dilakukan wujud keprihatinnya dengan bencana asap yang terjadi di pulau Sumatera dan Kalimantan.
"Motif batik asap ini, sebagai bentuk keprihatinan kami dengan bencana asap yang terjadi," ucapnya saat ditemui di galerinya Jalan Patriot, Kota Pekalongan, Jawa Tengah Senin (19/10).
Menurut Harris, bencana asap bukan lagi persoalan kehidupan masyarakat kota besar (pemerintah pusat) saja. Bencana ini juga sudah menjadi bagian permasalahan kita semua orang di Indonesia.
Untuk itu galerinya Green batik mencoba menciptakan batik tema asap. Tidak sekedar tema, cara pembuatannya juga khusus.
"Agar semakin berkesan, saya membuatnya dengan pewarna dari daun sampah kering. Atau pewarna alami," ujarnya.
Ditambahkan, karya batiknya juga sudah diserahkan kepada pemerintah, melalui Badan Ekonomi Kreatif Indonesia.
"Saya sudah serahkan, salah satu batik motif asap dengan pewarna alami ke Badan Ekonomi Kreatif. Melalui sekretarisnya, Harry Waluyo," ucapnya.
Ide pembuatan batik asap tersebut, juga didasari ingin menambah khasanah motif batik baru di Pekalongan, dengan mengambil momentum, bencana asap. Untuk terus mengingatkan masyarakat, jika ada bencana besar di negeri ini.
"Nantinya, saya juga ingin menyumbangkannya ke museum untuk mengenang memori ini," tandasnya.
Baca juga:
Padamkan karhutla di OKI, tim temukan api tornado
Padamkan karhutla di Sumsel, BNPB dapat bantuan 2 pesawat dari Rusia
Bencana asap bikin Indonesia sumbang polusi terparah ketiga sedunia
Kebakaran hutan makin parah, satelit tak bisa deteksi semua hotspot
Kabut asap, penumpang Garuda tujuan Timika terlantar berhari-hari
Gawat, kabut asap Indonesia lebih berbahaya dari polusi Amerika!
Kabut asap makin pekat, Nelayan Nunukan dilarang melaut