Prajurit TNI Tewas Ditembak Rekannya di Palembang, Denpom Turun Tangan
Insiden ini menewaskan salah satu prajurit TNI AD, Pratu FAA, yang merupakan personel Dankesyah Palembang.
Kodam II/Sriwijaya memastikan penanganan insiden prajurit tembak prajurit di Panhead Cafe, Palembang pada Sabtu (16/5) dini hari dilakukan serius, profesional, dan transparan.
Insiden ini menewaskan salah satu prajurit TNI AD, Pratu FAA, yang merupakan personel Dankesyah Palembang.
Kapendam II/Sriwijaya, Letkol Inf Yordania, mengatakan bahwa Pangdam II/Sriwijaya telah menginstruksikan proses penyelidikan secara menyeluruh di lapangan.
"Pangdam telah memerintahkan Asintel Kasdam II/Swj dan Danpomdam II/Swj untuk segera menangani di lapangan melalui penyelidikan mendalam, agar tidak terjadi kesimpangsiuran pemberitaan maupun berkembangnya opini keliru di masyarakat," ujar Yordania.
Dia menambahkan, saat ini Denpom 2/IV Palembang masih melakukan serangkaian proses penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi, pendalaman rekamana video, pelaksanaan autopsi, pengumpulan barang bukti lain, serta berkoordinasi dengan Polda Sumatera Selatan guna pengungkapan fakta yang lebih komprehensif.
Yordania juga menegaskan, proses penyelidikan membutuhkan waktu, agar fakta rangkaian peristiwa dapat terungkap secara akurat berdasarkan fakta yang telah dikumpulkan.
"Proses ini membutuhkan waktu, untuk perkembangan informasi selanjutnya akan disampaikan pada kesempatan pertama," tambahnya.
Selain itu, Yordania menyebut Pangdam II/Sriwijaya juga menginstruksikan untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian internal. Menurutnya, cara ini merupakan upaya mencegah kejadian serupa di kemudian hari.
Yordania turut mengungkapkan duka cita atas insiden tersebut. Dia mengimbau, kepada masyarakat untuk harap menunggu informasi resmi penyelidikan. Selain itu, dia juga mengajak untuk tidak menyebarkan berita atau informasi yang belum terverifikasi.
Sebelumnya, Anggota TNI AD berinisial Pratu F (23) tewas ditembak sesama prajurit inisial Sertu RN (23), gara-gara senggolan joget di kafe Bar and Live Music Panhead, Kota Palembang Sumatera Selatan, Sabtu (16/5).
"Benar, kejadiannya dini hari tadi Korban dan pelaku sama-sama anggota TNI AD," ungkap Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh, Sabtu (16/5).
Kronologi
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi peristiwa ini bermula ketika korban dan pelaku berselisih paham. Sekira pukul 02.30 WIB, pelaku menghampiri korban yang sedang asyik berjoget.
Saat itu pelaku dan korban senggolan sehingga menimbulkan perkelahian antara korban dengan pelaku. Pelaku dikeroyok oleh korban bersama rekan-rekannya, langsung mencabut senjata api yang berada di pinggangnya.
Korban Ditembak di Perut
Pelaku menembak korban sebanyak satu kali pada bagian perut sebelah kanan. Korban kemudian dibawa rumah sakit. Korban tiba pukul 03.30 WIB, namun nyawa korban tidak terselamatkan.
Kasus penembakan kepada prajurit TNI ini ditangani oleh Denpom. "Silakan tanya ke Denpom karena mereka yang menangani," tutur Fauzi.