Polres Ternate Perketat Antisipasi Penimbunan Sembako Jelang Lebaran 2026
Menjelang Idul Fitri 1447 H, Polres Ternate gencar melakukan **antisipasi penimbunan sembako** dan pengecekan harga di distributor demi menjaga stabilitas pasokan serta harga kebutuhan pokok masyarakat.
Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Satuan Pembinaan Masyarakat (Satuan Binmas) Polres Ternate, Maluku Utara, mengambil langkah proaktif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok. Kegiatan silaturahmi dan koordinasi intensif dilakukan, khususnya menyasar para distributor sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah Kota Ternate.
Langkah ini bertujuan utama untuk mencegah praktik penimbunan sembako yang dapat memicu kenaikan harga dan kelangkaan barang di pasaran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Ternate Ipda Sudirjo menjelaskan bahwa personel Satuan Binmas secara langsung mengawasi aktivitas distribusi sembako. Pengawasan ini dilakukan di berbagai lokasi strategis guna memastikan tidak ada pihak yang mengambil keuntungan sepihak dengan menimbun barang.
Polres Ternate Gencarkan Pengawasan Harga dan Stok Sembako
Salah satu fokus utama kegiatan Satuan Binmas Polres Ternate adalah melakukan pengecekan langsung ke gudang-gudang distributor sembako. Contohnya, personel mengunjungi Gudang Penjualan Sembako CV Maluku Perkasa Jaya yang berlokasi di Kelurahan Stadion.
Dalam kunjungan tersebut, personel tidak hanya bersilaturahmi dengan pemilik gudang, tetapi juga melakukan pengecekan harga bahan pokok yang dijual. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa harga yang ditawarkan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
"Selain melakukan pengecekan harga sembako, personel juga memberikan imbauan kepada pemilik dan penjual agar tidak menjual barang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah," ujar Ipda Sudirjo. Upaya ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadan dan jelang Lebaran.
Tindakan tegas terhadap praktik penimbunan dan penjualan di atas HET diharapkan dapat mencegah gejolak harga. Dengan demikian, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang wajar dan pasokan yang terjamin.
Edukasi Kamtibmas dan Imbauan Jelang Lebaran di Kota Ternate
Selain fokus pada **antisipasi penimbunan sembako**, Satuan Binmas Polres Ternate juga memperluas kegiatan sambang kamtibmas ke lingkungan masyarakat. Salah satunya dilaksanakan di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Ternate Tengah, dengan menyasar langsung warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, personel kepolisian memberikan berbagai imbauan kamtibmas yang relevan selama bulan suci Ramadan. Masyarakat diajak untuk mengisi bulan puasa dengan kegiatan positif dan menghindari aktivitas yang tidak bermanfaat, yang dapat mengurangi nilai ibadah.
Warga juga diingatkan untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan yang mungkin meningkat menjelang Lebaran. Imbauan khusus juga diberikan terkait larangan menyalakan petasan atau bahan peledak, yang dapat mengganggu ketertiban umum serta membahayakan diri sendiri dan orang lain.
"Melalui kegiatan sambang ini, kami mengajak masyarakat untuk terus menjalin kemitraan dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kota Ternate tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadan," tambah Ipda Sudirjo. Kemitraan antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Sumber: AntaraNews