Polres Jayapura Olah TKP Kericuhan Stadion Lukas Enembe, Situasi Kondusif
Polres Jayapura segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca kericuhan Stadion Lukas Enembe yang merusak fasilitas dan membakar kendaraan, kini situasi kondusif.
Polres Jayapura segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kericuhan di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua. Penyelidikan ini dilakukan pada Sabtu, 9 Mei, menyusul insiden anarkis setelah pertandingan sepak bola.
Kericuhan tersebut terjadi usai laga play-off promosi Championship musim 2025/2026 antara Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC. Kekalahan tim tuan rumah Persipura Jayapura memicu amarah sebagian penonton. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan parah pada fasilitas stadion dan kendaraan.
Akibat insiden ini, puluhan kendaraan roda dua dan roda empat dilaporkan terbakar. Pihak kepolisian terpaksa mengeluarkan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa. Tujuannya adalah mengendalikan situasi dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
Penyelidikan Polres Jayapura dan Kondisi Terkini
“Penyelidikan secara keseluruhan dilakukan oleh tim penyidik untuk mendata kerusakan serta menyelidiki insiden kericuhan yang terjadi di Stadion Lukas Enembe setelah pertandingan babak play off antara Persipura Jayapura menghadapi Adhiyaksa FC,” kata Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali di Sentani, Sabtu. Tim penyidik fokus pada identifikasi kerugian material dan non-material akibat kericuhan Stadion Lukas Enembe ini. Proses ini diharapkan dapat mengungkap semua fakta di balik insiden tersebut.
Menurut Alamsyah, saat ini situasi di Kabupaten Jayapura pascakericuhan sudah kondusif dan aktivitas masyarakat berjalan dengan aman dan lancar. Kondisi keamanan yang telah pulih ini memungkinkan warga untuk beraktivitas normal. Pihak berwenang terus memantau situasi demi menjaga stabilitas.
Aparat keamanan terus berjaga di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada lagi potensi kericuhan susulan. Polda Papua juga sedang memburu provokator di balik aksi perusakan fasilitas stadion. Hingga saat ini, 14 orang telah diamankan terkait kericuhan tersebut dan sedang dimintai keterangan di Polres Jayapura.
Kronologi Kericuhan Pasca Laga Penting
Laga play-off promosi Championship musim 2025/2026 antara Persipura Jayapura kontra Adhyaksa FC menjadi sorotan utama. Pertandingan ini sangat krusial bagi kedua tim dalam upaya meraih tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola nasional. Ribuan suporter memadati Stadion Lukas Enembe untuk menyaksikan laga penentu ini.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5), dimenangkan oleh tim Adhyaksa FC dengan skor 1-0 atas tim tuan rumah Persipura Jayapura. Gol kemenangan tim tamu dicetak Adilson Silva pada pertambahan waktu babak pertama. Hasil ini secara langsung mengubah peta persaingan di liga.
Dengan hasil tersebut, anak asuh Ade Suhendra dari Adhyaksa FC ini dipastikan promosi ke Super League. Namun, momen kebahagiaan bagi satu tim berubah menjadi kekecewaan mendalam bagi tim lain. Kekecewaan suporter Persipura Jayapura inilah yang memicu kericuhan Stadion Lukas Enembe.
Setelah pertandingan selesai, terjadi kericuhan yang mengakibatkan puluhan kendaraan roda dua dan roda empat terbakar. Tercatat sedikitnya 20 mobil dan 7 motor hangus terbakar di area sekitar stadion. Selain itu, fasilitas di dalam stadion itu juga rusak parah, termasuk pagar pembatas dan pos jaga. Pihak kepolisian terpaksa mengeluarkan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa yang mulai melakukan aksi pembakaran kendaraan dan perusakan fasilitas di Stadion Lukas Enembe. Tindakan tegas ini diambil untuk menghentikan aksi anarkis dan mengamankan lokasi.
Sumber: AntaraNews