LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Politikus PDIP Effendi Simbolon: Jokowi presiden prematur

Jika Jokowi tak punya ketegasan, Effendi yakin celah ini akan dimanfaatkan orang lain untuk menjatuhkannya.

2015-01-26 15:58:20
KPK vs Polri
Advertisement

Sehari jelang seratus hari kepemimpinannya, Presiden Jokowi dihadapkan sejumlah masalah. Tantangan terbesar Jokowi, saat melihat dua institusi penegak hukum Polri dan KPK bersitegang.

Politikus Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP), Effendi Simbolon, sedih melihat kondisi negara saat ini. Dia melihat Jokowi tak ubahnya seperti pemimpin setengah matang namun dilahirkan alias prematur.

"Presidennya prematur," kata Effendi dalam diskusi bertajuk 'Evaluasi 100 Hari Pemerintahan Jokowi-JK' di kawasan SCBD, di Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (26/1).

Lebih lanjut, tambahnya, Jokowi kini selalu diatur dalam bertindak dan itu sangat disayangkan. Dia menuding Seskab Andi Widjajanto yang selama ini mengatur-atur Jokowi. Efendi menyebut Andi seperti anak kecil yang baru terjun di politik tapi sudah mengatur presiden.

"Yang atur anak kecil, inkubator jadinya. Yang diatur juga prematur ya susah," ketusnya.

Dalam kesempatan itupula, anggota Fraksi PDIP ini merasa was-was bila Jokowi tidak segera bersikap. Bisa jadi, sikap tak tegas Jokowi akan membuka peluang untuk dijatuhkan pihak lawan.

"Saya terus terang miris. Saya takut. Siapapun yang ingin jatuhkan Jokowi, maka saatnya itu memang sekarang, karena banyak celahnya. Mudah-mudahan dua-duanya yang jatuh. Kalau kira-kira di Senayan mau jatuhkan nomor 1, saya jatuhkan juga nomar 2. Jadi peluang jatuhkan Jokowi terbuka, saya pribadi kasihan," jelasnya.

Baca juga:
Majalah the Economist: Sinar Jokowi mulai pudar
Jokowi: Kisruh KPK dan Polri ndak ngaruh ke investasi
Menhan sebut TNI tak akan biarkan KPK vs Polri berkelahi
KPK vs Polri, lantaran Jokowi karena dipengaruhi partai PDIP
Bambang Widjojanto: Saya mohon dukungan publik
Beda dengan Jokowi, BKPM akui kisruh KPK vs Polri ganggu investasi
Pihak Bambang Widjojanto minta Peradi bentuk dewan etik
Pimpinan KPK belum restui pengunduran diri Bambang Widjojanto
Menteri Tedjo didesak minta maaf karena sebut rakyat tak jelas

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.