Polisi Buru Pelaku Pembakaran Balita di Tangerang
Korban MA (4) ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di dalam rumah kontrakan.
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya turun tangan memburu pelaku dugaan pembunuhan terhadap seorang anak berusia empat tahun di Kabupaten Tangerang.
Korban MA (4) ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di dalam rumah kontrakan di Desa Rawa Burung, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, 27 Maret 2025 siang.
Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Putu Kholis Aryana membenarkan, pihaknya sedang mencari keberadaan pelaku.
"Benar mas. Mohon doanya semoga lekas terungkap," ujar Putu Kholis dalam keterangannya, Selasa (29/4).
Korban Alami Kekerasan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menyampaikan, korban diduga mengalami kekerasan sebelum ditemukan meninggal dunia.
"Telah terjadi penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan," ujar Ade Ary kepada wartawan, Senin (28/4).
Tiga orang telah dimintai keterangan sebagai saksi, yaitu MKA (30), AS (18), dan ABW (14). Berdasarkan keterangan mereka, kejadian bermula sekitar pukul 13.00 WIB saat AS bersama seorang perempuan bernama J mendatangi kontrakan yang dihuni oleh pelaku, HB (38), untuk mencari MA. Saat itu, pintu kontrakan terkunci rapat.
Tak lama kemudian, ABW ikut membantu, namun mereka tetap tidak berhasil membuka pintu.
"Untuk membantu membuka kontrakan yang dihuni oleh pelaku namun tidak ada hasil," ujar Ade Ary.
Sekitar pukul 14.00 WIB, MKA yang tengah membersihkan selokan menemukan sebuah kunci, yang ternyata adalah kunci kontrakan milik HB.
"Setelah para saksi membuka pintu kontrakan tersebut dan mengetahui hawa panas dan kepulan asap seperti adanya kebakaran," lanjutnya.
Di dalam ruangan kontrakan itu, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
"Korban sudah dalam posisi tiduran dan seluruh tubuh terbakar dan tidak bernyawa," kata Ade Ary.
Satu unit mobil pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi, dan kasus ini langsung dilaporkan ke Polsek Teluk Naga. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berjalan.