LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi buru komplotan penipu peternak sapi yang ngaku sebagai Anggota KPK

Kapolres Bantul, AKBP Sahat M Hasibuan mengatakan saat beraksi, pelaku membawa sejumlah atribut berlogo KPK untuk memuluskan aksinya. Sejumlah atribut milik pelaku pun kemudian disita oleh pihak kepolisian.

2018-08-15 22:45:00
Penipuan
Advertisement

Polisi mengamankan Risdiyanto (40) warga Kulonprogo yang melakukan penipuan terhadap kelompok peternak sapi di Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul. Risdiyanto yang mengaku sebagai anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat beraksi, sukses menipu dengan nilai kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Kapolres Bantul, AKBP Sahat M Hasibuan mengatakan saat beraksi, pelaku membawa sejumlah atribut berlogo KPK untuk memuluskan aksinya. Sejumlah atribut milik pelaku pun kemudian disita oleh pihak kepolisian. Di antaranya adalah beberapa kartu identitas anggota berlogo KPK, Surat Keputusan (SK) pengangkatan, lencana KPK, sejumlah pin, serta sejumlah ponsel.

Tak hanya membawa atribut palsu berlogo KPK, pelaku juga diduga mencatut nama Mendagri, Tjahjo Kumolo dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Wibisana. Pencatutan nama ini dilihat dari Surat keputusan Mendagri yang dimiliki oleh pelaku. Dalam surat yang ditandatangani Kepala BKN pada 1 Juli 2018 itu disebutkan nama pelaku sebagai anggota KPK.

Advertisement

Sahat menerangkan saat diperiksa, pelaku tetap ngotot jika dirinya merupakan anggota KPK resmi. Bahkan pelaku pun mengaku jika dirinya benar ditunjuk langsung oleh KPK di Jakarta untuk menjadi anggota bidang penindakan.

"Kita tanya tetep (mengaku) anggota KPK posisi penindak. Kita dalami, id card kita koordinasi ini kemungkinan palsu. Saya sudah koordinasi Dirreskrimsus karena beliau pernah bertugas di KPK," ujar Sahat di Mapolres Bantul, Rabu (15/8).

Sahat menyebut pihaknya masih memburu rekan pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat melakukan penipuan dengan modus menjadi anggota KPK palsu. Sebab berdasarkan informasi awal saat menipu peternak sapi di daerah Sedayu, pelaku datang bersama seorang rekannya.

Advertisement

"Kita sedang mencari otaknya ini siapa. Akan kita cek. Tapi yang jelas waktu (menipu) di Sedayu, ada dua orang yang mengaku anggota KPK. Masih kita selidiki motifnya. Pelaku ini datang ke kelompok ternak mengaku sebagai anggota KPK dengan mengecek bantuan hibah dana-dana pemerintah dan mengambil kesempatan," urai Sahat.

Sahat menambahkan pelaku telah menipu kelompok peternak sapi di Sedayu dengan nilai kerugian lebih kurang Rp 37,5 juta. Pelaku, juga sempat hampir menipu warga Kecamatan Bambanglipuro sebelum akhirnya diserahkan ke kantor polisi pada 13 Agustus lalu. Di Bambanglipuro, pelaku sempat hendak meminta uang Rp30 juta tetapi belum diserahkan.

"Tidak menutup kemungkinan masih ada korban yang lain. Pelaku kita jerat dengan pasal 378 tentang penipuan. Pelaku juga terancam pasal 266 tentang pemalsuan identitas," ujar Sahat.

Baca juga:
Polisi tangkap petugas KPK abal-abal tipu kelompok peternak sapi di Bantul
Pemain lama di 2016, pemalsu air zamzam di Batang berganti modus
Air zamzam palsu dibuat dari endapan air isi ulang agar terlihat jernih
Penipuan umrah, duit jemaah masuk ke rekening pribadi bos PT SBL
Sarjana peternakan jadi dokter gigi gadungan sejak 2015

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.