Pemkot Denpasar Fokus Penanganan Sampah di Pantai Biaung, Wujudkan Bali Bersih
Pemerintah Kota Denpasar memusatkan aksi bersih-bersih di Pantai Biaung sebagai langkah konkret penanganan sampah Denpasar, menindaklanjuti arahan Presiden untuk Bali yang bersih dan berkelanjutan.
Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan aksi bersih-bersih serentak di kawasan Pantai Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, pada Minggu ini. Kegiatan ini merupakan respons terhadap arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mewujudkan Bali yang bersih. Aksi ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan pesisir serta meningkatkan kesadaran publik.
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar acara seremonial semata. Namun, kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan bersama yang berkelanjutan untuk pengelolaan sampah. Beliau berharap, setelah Pantai Biaung, aksi serupa dapat terus berlanjut di berbagai wilayah lain.
Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat, pelajar, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Denpasar turut menyukseskan kegiatan ini. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar juga menyiapkan tiga pengangkut sampah. Hal ini untuk memastikan proses pengumpulan dan pengelolaan sampah berjalan optimal.
Gerakan Berkelanjutan untuk Lingkungan Bersih
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menekankan pentingnya keberlanjutan aksi penanganan sampah Denpasar ini. "Aksi ini tidak hanya hari ini saja, namun harus berkelanjutan," katanya. Ini menunjukkan komitmen Pemkot Denpasar terhadap isu lingkungan.
Beliau berharap agar para perbekel dan lurah dapat menggerakkan aksi serupa di wilayah masing-masing setelah kegiatan di Pantai Biaung. Ini bertujuan untuk memperluas cakupan gerakan bersih-bersih. Dengan demikian, upaya menjaga kebersihan lingkungan dapat merata di seluruh Denpasar.
Inisiatif ini menjadi landasan kuat bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan. Kesadaran kolektif diharapkan tumbuh, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan lestari. Upaya ini sejalan dengan visi Denpasar yang bersih dan berkelanjutan.
Apresiasi dan Partisipasi Komunitas dalam Penanganan Sampah
Perbekel Kesiman Kertalangu I Made Suena menyampaikan apresiasi tinggi atas kebijakan Pemkot Denpasar. Pemusatan kegiatan bersih-bersih di wilayahnya dinilai sebagai langkah luar biasa. Ini menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap partisipasi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan bersih lingkungan serentak di seluruh Bali. Desa Kesiman Kertalangu dipercaya sebagai salah satu lokasi pelaksanaan di Kota Denpasar. Hal ini menyoroti pentingnya peran serta komunitas lokal dalam penanganan sampah.
Partisipasi masyarakat sangat tinggi, melibatkan seluruh desa adat di wilayah Kesiman Kertalangu dan desa dinas. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari OPD Kota Denpasar. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah dan warga.
Inovasi Pengelolaan Sampah dan Dampaknya
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, menjelaskan detail teknis penanganan sampah. Pihaknya menyiapkan tiga unit pengangkut sampah guna memastikan kelancaran proses pengumpulan. Ini adalah bagian integral dari strategi penanganan sampah Denpasar.
Sampah yang terkumpul kemudian dipilah sesuai jenisnya. Sampah anorganik akan didaur ulang, sementara sampah organik dikelola menjadi kompos atau bahan bakar. Bahkan, sebagian sampah dapat dimanfaatkan untuk kerajinan oleh pihak yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap kesadaran masyarakat meningkat. Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir, menjadi fokus utama. Upaya ini adalah bagian dari mewujudkan Denpasar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews