Pemkab Serang Prioritaskan Lima Program untuk Peningkatan Mutu Pendidikan
Pemerintah Kabupaten Serang berkomitmen kuat terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan Serang melalui implementasi lima program prioritas, menjangkau ratusan ribu peserta didik di berbagai jenjang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, menunjukkan komitmen serius dalam upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Serang. Langkah ini diwujudkan melalui penetapan lima program utama yang menjadi prioritas, bertujuan untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi ratusan ribu peserta didik di seluruh wilayah Kabupaten Serang.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menjelaskan bahwa cakupan layanan pendidikan di daerahnya sangat luas. Fasilitas yang tersedia mencakup 746 sekolah dasar (SD), 208 sekolah menengah pertama (SMP), serta lebih dari 1.118 lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) baik negeri maupun swasta.
Jumlah satuan pendidikan yang masif ini melayani ratusan ribu peserta didik dari berbagai jenjang, menandakan bahwa sektor pendidikan merupakan urusan strategis yang memerlukan perhatian, kolaborasi, dan kerja sama nyata dari seluruh pihak terkait. Komitmen ini diharapkan dapat menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
Fokus Lima Program Prioritas Pemkab Serang
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Pemkab Serang menjalankan lima program prioritas yang dirancang untuk mengatasi berbagai aspek dalam ekosistem pendidikan. Program-program ini mencakup peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, yang esensial untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan modern.
Selain itu, fokus juga diberikan pada peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan dan pengembangan profesional. Hal ini bertujuan untuk memastikan tenaga pendidik memiliki kualitas yang mumpuni dalam menyampaikan materi pembelajaran dan membimbing peserta didik.
Program beasiswa pendidikan juga menjadi salah satu prioritas, khususnya bagi tenaga pendidik, sebagai investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Kabupaten Serang yang unggul dan berdaya saing. Tidak hanya itu, Pemkab Serang juga aktif dalam penanganan anak tidak sekolah (ATS) untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Terakhir, penguatan pendidikan karakter menjadi pilar penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan moral yang baik. Kelima program ini diharapkan dapat secara holistik meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Serang.
Investasi SDM dan Lingkungan Sehat di Sekolah
Selain lima program pokok tersebut, Bupati Ratu Rachmatuzakiyah juga menekankan peran vital sekolah sebagai pusat pembentukan budaya hidup bersih dan sehat bagi generasi muda. Ini sejalan dengan upaya Pemkab Serang untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menyehatkan.
Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Nomor 6 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah), seluruh tenaga pendidik dan siswa diimbau untuk membiasakan penggunaan botol minum sendiri. Inisiatif ini bertujuan untuk menekan volume sampah plastik di lingkungan sekolah dan sekitarnya.
Pemkab Serang juga berupaya menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan sekolah secara rutin setiap hari Selasa dan Jumat. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kebersihan dan kebersamaan di antara komunitas sekolah.
Dukungan Pusat untuk Apresiasi Tenaga Pendidik
Pada kesempatan yang sama, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyatakan dukungannya yang kuat untuk membangkitkan semangat para tenaga pendidik di Kabupaten Serang. Yandri Susanto saat ini menjabat sebagai Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dalam Kabinet Merah Putih.
Sebagai bentuk apresiasi, Mendes PDT Yandri Susanto menginisiasi perlombaan bagi guru dan kepala sekolah terbaik dengan total hadiah sebesar Rp200 juta. Dana hadiah tersebut bersumber dari dana pribadinya, menunjukkan komitmen personalnya terhadap kemajuan pendidikan.
Yandri Susanto menegaskan bahwa pemenang akan diumumkan oleh panitia yang objektif dan terpercaya, memastikan bahwa penghargaan diberikan berdasarkan prestasi nyata, bukan karena kedekatan atau pertemanan. Inisiatif ini diharapkan dapat memotivasi para pendidik untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi peserta didik.
Sumber: AntaraNews