LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro Hingga 3 Mei 2021

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ada lima provinsi tambahan yang akan memberlakukan PPKM Mikro ini.

2021-04-19 17:08:39
PPKM
Advertisement

Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 20 April-3 Mei 2021 tahap keenam. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ada lima provinsi tambahan yang akan memberlakukan PPKM Mikro ini.

"Berdasarkan hasil evaluasi, pemerintah melanjutkan perpanjangan PPKM mikro tahap keenam tanggal 20 April sampai 3 Mei 2021 dan berdasarkan parameter jumlah kasus aktif, maka ditambah 5 provinsi," kata Airlangga dalam konferensi persnya yang disiarkan di youtube Sekretariat Presiden, Minggu (19/4).

Kelima provinsi itu yakni Sumatra Barat, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, dan Kalimantan Barat. Airlangga mengatakan, keputusan pemerintah untuk memperpanjang PPKM Mikro telah dipertimbangkan dengan matang. Dia mengatakan, PPKM Mikro terbukti mampu menurunkan kasus aktif maupun kasus terkonfirmasi Covid-19.

Advertisement

Dia kemudian menyebutkan detail jumlah kasus Covid-19 dampak dari PPKM Mikro tahap sebelumnya atau tahap kelima yang dilaksanakan pada 6-19 April 2021

"PPKM tahap kelima, pada tanggal 7-19 April terus mengalami perbaikan kasus. kasus aktif per 18 April sebesar 6,6 persen. 2 bulan yang lalu, bulan februari kasus aktifnya 16 persen," ujarnya.

Lebih detail lagi, jumlah kasus aktif mingguan pada minggu kedua februari sebanyak 176.291 kasus, sedangkan pada minggu ketiga April berkurang menjadi 106.243 kasus

Advertisement

Bukan hanya kasus aktif yang menurun drastis, positivity rate 18 April hanya 11,2 persen. Turun drastis dibandingkan 9 Februari yang mencapai 29,42 persen.

"Bed occupancy rate (BOR) saat ini juga hanya 34, 35 persen. Tidak ada provinsi yang BOR nya di atas 60 persen," ungkapnya.

Atas dasar itulah, kata dia, pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM Mikro. Meskipun PPKM Mikro mampu menurunkan kasus, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Dia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap virus Corona.

"PPK mikro dan program vaksinasi sudah bisa menurunkan laju kasus konfirmasi atau keterisian rumah sakit tapi tolong kita tetap jaga diri kita, tetap waspada," kata Menkes dalam konferensi pers yang sama.

Dia tidak ingin, Indonesia mengalami terjadi lonjakan kasus yang tinggi seperti di India. "Insya Allah di bulan Ramadan kita tidak mengalami seperti di India, tetap hati-hati" ungkapnya.

Baca juga:
Cegah Pemudik Pulang Dini, Polres Tasikmalaya Siapkan Titik Sekat di Dua Wilayah Ini
Pemprov Jakarta Atur Jam Operasional Tempat Makan Selama Ramadan, Ini Skemanya
PPKM di Bandung Diperpanjang, Operasional Mal dan Restoran Ditambah Saat Ramadan
7 Daerah di Sumsel Lakukan PPKM, Warga Tolak Divaksinasi Didenda Rp1 Juta
Airlangga sebut PPKM Mikro Berdampak Kasus Aktif Menurun Hingga 7,4 Persen

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.