Pembunuhan Salim Kancil, Walhi tuding Polisi memihak pemilik modal
Polisi kerap gamang merespon berbagai permasalahan Sumber Daya Alam (SDA) dan kerusakan lingkungan di Lumajang.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menilai kerja kepolisian lamban mengungkap aktor di balik tewasnya petani Lumajang Salim Kancil dan pengeroyokan pada Tosan. Walhi menuding Polisi memihak pemilik modal, dalam hal ini penambang pasir. Polda Jawa Timur telah menetapkan 24 tersangka pembunuh Salim dan penganiaya Tosan. Namun setelah 9 hari berlalu, pihak polisi belum masuk ke akar masalah konflik.
"Peristiwa Selok Awar-awar sebagai kejahatan terstruktur sehingga kasus ini menjadi pintu masuk untuk melakukan investigasi terhadap pemodal besar dan pengkajian ulang penataan ruang proyek-proyek infrastruktur yang menampung hasil tambang ilegal," kata Manajer Kebijakan dan Pembelaan Hukum Walhi Mahnur Satyahaprabu di Jakarta, Senin (5/10).
Dia mengungkapkan, wilayah di pesisir Selatan Jawa marak investasi skala besar yang cenderung mengorbankan lingkungan rakyat kecil. Apalagi sepanjang wilayah pesisir Selatan Jawa Timur merupakan kawasan rawan bencana.
"Tentu tidak lepas dari proyek jalur lalu lintas selatan yang digagas MP3EI yang marak investasi skala besar. Proyek Jalur Lintas Selatan memicu investisai besar seperti Smelter dan pertambangan yang cenderung mengabaikan keselamatan rakyat," jelasnya.
Menurutnya, kepentingan investasi sektor pertambangan memungkinkan polisi cenderung berpihak pada pemilik modal. Sehingga, polisi kerap gamang merespon berbagai permasalahan Sumber Daya Alam (SDA) dan kerusakan lingkungan di Lumajang.
"Polisi berpihak kepada pemilik modal, ketimbang masyarakat yang memperjuangkan lingkungan yang sehat dan hak atas tanah yang mereka miliki. Pembunuhan Salim Kancil semakin menambah panjang catatan kekerasan dan kriminalisasi terhadap pembelaan HAM," ucapnya.
Baca juga:
Propam Mabes Polri selidiki polisi diduga backing penambangan ilegal
Tragedi Salim Kancil, Menteri Ferry bekukan izin tambang di Lumajang
Meski tak sekolah, Kancil tahu penambangan merusak alam
Pasca pembunuhan Kancil, warga lanjutkan perjuangan menolak tambang
Sadisnya pelaku habisi Salim Kancil sampai pakai ilmu kebal