Pecah Telor! Nazifa Sumbang Emas Perdana untuk Kabupaten Bekasi di Popda Jabar 2025
Atlet kempo muda Nazifa Putri Aurelia berhasil pecah telor dengan menyumbangkan medali emas perdana bagi Kabupaten Bekasi di Popda Jabar 2025, memicu harapan besar kontingen.
Nazifa Putri Aurelia, atlet kempo berbakat dari Kabupaten Bekasi, sukses menorehkan sejarah dengan meraih medali emas perdana bagi kontingennya. Kemenangan gemilang ini diraih dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XIV Jawa Barat 2025 yang diselenggarakan di Kota Bandung.
Medali emas yang dipersembahkan Nazifa menjadi pembuka keran prestasi bagi Kabupaten Bekasi, sekaligus membangkitkan optimisme seluruh kontingen. Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini.
"Alhamdulillah hari ini pecah telor, dapat medali emas pertama dari kempo. Semoga segera menular ke cabang olahraga lain," ujar Iman Nugraha di Cikarang pada Jumat, 20 September. Prestasi Nazifa menjadi dorongan kuat bagi atlet lainnya.
Kemenangan Gemilang Nazifa di Nomor Randori Putri
Nazifa Putri Aurelia, yang baru berusia 15 tahun, menunjukkan performa luar biasa di nomor randori putri kelas di atas 55 kilogram. Dalam laga final yang berlangsung sengit, ia berhasil mengalahkan atlet tangguh dari Kota Bekasi.
Pertandingan puncak tersebut digelar di GOR Tri Lomba Juang Pajajaran, Kota Bandung, menjadi saksi bisu keunggulan Nazifa. Kemenangan ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga menandai dimulainya perburuan medali emas bagi Kabupaten Bekasi.
Iman Nugraha berharap medali emas perdana dari Nazifa ini dapat melecut semangat para atlet pelajar lain dari Kabupaten Bekasi. Hal ini penting guna mewujudkan target ambisius kontingen untuk Popda Jawa Barat 2025.
Target Ambisius Kabupaten Bekasi di Popda Jabar 2025
Kabupaten Bekasi memiliki target yang cukup ambisius dalam Popda Jawa Barat 2025, yakni masuk dalam jajaran lima besar. Target ini merupakan peningkatan signifikan dari pencapaian sebelumnya, di mana pada Popda XII/2020 mereka berada di posisi ke-10 dan Popda XIII/2023 di peringkat ke-8.
Untuk mencapai target tersebut, Kabupaten Bekasi mengirimkan 229 atlet dan 57 ofisial. Mereka akan berlaga di 21 cabang olahraga yang dipertandingkan, dengan harapan dapat mengumpulkan total 30 medali emas.
Cabang olahraga seperti renang, atletik, beladiri, bulu tangkis, dan pencak silat menjadi tumpuan utama untuk meraih medali emas. Selain itu, kontingen juga berpartisipasi dalam angkat besi, voli pasir, panahan, taekwondo, tarung derajat, voli indoor, tenis, squash, tenis meja, dayung, karate, bola tangan, gulat, judo, kempo, panjat tebing, dan tinju.
"Mohon doa dan dukungan segenap elemen masyarakat Kabupaten Bekasi agar kita mampu menggapai prestasi tertinggi. Tahun ini semoga tembus lima besar," kata Iman Nugraha, memohon dukungan dari seluruh masyarakat.
Dukungan Penuh dan Potensi Medali Lain dari Kempo
Ketua Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Bekasi, Ika Puspadewi, mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi Nazifa. Nazifa merupakan pelajar dari SMAN 5 Tambun Selatan yang telah menunjukkan dedikasi tinggi.
Ika Puspadewi berharap medali emas yang disumbangkan Nazifa akan diikuti oleh atlet-atlet binaannya yang lain. "Peluang menambah puing-puing medali masih terbuka," ujarnya optimis.
Selain medali emas dari Nazifa, cabang olahraga kempo juga berhasil menyumbangkan dua medali perak yang berharga. Medali perak tersebut diraih oleh Achmad Zaqy Al Kahfi pada nomor randori putra di bawah 55 kg, serta pasangan Jassline Marie Saferlyn dan Faezya Flowerine Nayzakia pada embu pasangan putri kyu III/II.
Dengan masih adanya final di satu nomor pertandingan dan semifinal di dua nomor pertandingan besok, Perkemi Kabupaten Bekasi masih memiliki harapan besar. "Mohon doa dan support untuk atlet-atlet Kabupaten Bekasi," tambah Ika Puspadewi, menegaskan pentingnya dukungan dalam meraih prestasi.
Sumber: AntaraNews