PDIP sebut Suara Generasi Muda Perlu Didengar
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari inisiatif politik untuk memberi ruang aman bagi generasi muda dalam menyampaikan pandangan.
Ratusan anak muda dari berbagai kampus dan komunitas mengikuti Town Hall Suara Muda bertema “Yang Muda Yang Bersuara” di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (28/10).
Acara ini menghadirkan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Menteri Sosial Tri Rismaharini, politisi senior Ribka Tjiptaning, serta Ketua DPP Bidang Pemuda dan Olahraga MY Esti Wijayati.
Esti menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari inisiatif politik untuk memberi ruang aman bagi generasi muda dalam menyampaikan pandangan.
“Generasi muda tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan. Mereka harus menjadi penentu arah bangsa. Karena itu, PDI Perjuangan membuka ruang dialog yang aman dan inklusif agar suara-suara muda dapat langsung terdengar oleh pengambil kebijakan,” ujarnya.
Forum Diskusi Lintas Komunitas
Tercatat sekitar 30 komunitas hadir dalam forum tersebut, antara lain KontraS, Koneksi Indonesia Inklusif, OIC Youth, eWasteRJ, Education Reform, dan Abang None Jakarta.
Berbagai topik dibahas, mulai dari pendidikan, kesetaraan gender, lingkungan hidup, hingga isu demokrasi.
Selain sesi dialog, peserta juga diajak mengenal Sekolah Partai PDIP. Aula diisi dengan stan pameran kaderisasi, dokumentasi perjuangan partai, serta karya seni anak muda bertema kebangsaan.
Bagian dari Rangkaian Peringatan Sumpah Pemuda
Esti menjelaskan bahwa kegiatan di Lenteng Agung merupakan awal dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda versi partai tersebut.
“Rangkaian Sumpah Pemuda yang dilakukan DPP PDI Perjuangan tidak hanya dilaksanakan hari ini saja, tapi sebelumnya sudah banyak kegiatan dilakukan,” kata Esti.
Ia menyebut pertandingan futsal, tenis, dan sepak bola antar-Gen Z telah lebih dulu digelar di sejumlah daerah.
Puncak rangkaian kegiatan akan berlangsung di Yogyakarta pada 1 November 2025, dengan melibatkan sekitar 4.000 mahasiswa dari 38 provinsi.
“Kehadiran mereka untuk merefleksikan Sumpah Pemuda dan menyuarakan suara anak muda Indonesia. Akan hadir juga tokoh-tokoh seperti Rocky Gerung, Adian Napitupulu, dan Ayu Saraswati,” tambah Esti.
Ia menegaskan kembali tujuan penyelenggaraan agenda ini.
“Kita ajak anak muda untuk berani bersuara, karena masa depan Indonesia ada di tangan mereka,” pungkasnya.