LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

OTT pejabat Bakamla, KPK dan Puspom TNI cari solusi buat tuntaskan

OTT pejabat Bakamla, KPK dan Puspom TNI cari solusi buat tuntaskan. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif menuturkan KPK berkoordinasi dengan pihak Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI) untuk menuntaskan kasus dugaan suap proyek pengadaan alat monitoring satelit.

2016-12-20 15:39:23
Bakamla RI
Advertisement

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif menuturkan KPK berkoordinasi dengan pihak Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI) untuk menuntaskan kasus dugaan suap proyek pengadaan alat monitoring satelit Badan Keamanan Kelautan (Bakamla) tahun anggaran 2016. Pihak Puspom TNI pun sudah memaparkan langkah-langkah untuk menuntaskan kasus tersebut.

"Kami melakukan koordinasi penanganan kasus Bakamla sekarang mereka sedang persentase di atas (Gedung KPK) sehingga kami mencarikan jalan paling baik untuk kasus ini," tutur Laode kepada awak media di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (20/12).

Dilanjutkannya, koordinasi tersebut juga bertujuan untuk menangani kasus yang melibatkan salah satu anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Namun, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena masih akan dilakukan pembahasan yang mendalam.

"Ini yang sedang kita bicarakan belum bisa kami bicarakan nanti setelah dibicarakan dan gelar perkara nanti Danpom yang umumkan kalau itu betul ada tersangka," tegas Laode.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) menangkap empat orang dan uang setara dua miliar dalam operasi tangkap tangan melibatkan pejabat Badan Keamanan Laut (Bakamla). Uang tersebut terkait suap dalam proyek pengadaan alat monitoring satelit di Bakamla.

"Pengadaan alat monitoring satelit di Bakamla tahun 2015 dengan sumber pengadaan di APBN-P tahun 2016," kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam keterangan pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/12).

Baca juga:
Kasus OTT Pejabat Bakamla, KPK minta Direktur PT MTI serahkan diri
KPK ungkap PT MTI janjikan komisi 7 persen buat pejabat Bakamla
KPK minta Direktur MTI yang lagi di luar negeri segera serahkan diri
KPK belum ada niatan libatkan interpol untuk tangkap Direktur MTI
KPK akui POM TNI dukung penanganan kasus suap Bakamla
Dalih KPK tak tahan anggota TNI dalam kasus suap Bakamla

Advertisement
(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.