Onic Perpanjang Napas di M7 MLBB Usai Kalahkan Evil 2-0
Onic Esports berhasil mengalahkan tim Evil dari Singapura dengan skor telak 2-0 di babak Swiss Stage 4 M7 MLBB World Championship, menjaga asa mereka untuk lolos ke Knockout Stage.
Tim esports kebanggaan Indonesia, Onic, berhasil menunjukkan performa gemilang dengan mengalahkan tim Evil dari Singapura pada babak Swiss Stage 4 M7 MLBB World Championship. Pertandingan yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (16/1) ini menjadi krusial bagi Onic untuk terus melaju di turnamen Mobile Legends: Bang-Bang paling bergengsi di dunia. Kemenangan ini membuka kembali harapan tim berjuluk Landak Kuning tersebut untuk dapat melaju ke babak Knockout Stage yang lebih intens.
Onic, yang diperkuat oleh roster andalannya yaitu Lutpiii, Kairi, Sanz, Kiboy, dan Skylar, berhasil menundukkan Evil tanpa balas dengan skor 2-0. Hasil ini diraih dalam format pertandingan best of three yang menuntut konsistensi dan strategi matang dari kedua tim. Keberhasilan Onic ini menjadi bukti bahwa mereka mampu bangkit setelah menghadapi tantangan berat di laga-laga sebelumnya.
Skylar, salah satu pemain kunci Onic, mengungkapkan bahwa kekalahan di pertandingan sebelumnya menjadi pelajaran berharga bagi tim. "Kekalahan kemarin menjadi pelajar buat kita evaluasi ke depan," kata Skylar dalam wawancara usai pertandingan, seperti disiarkan kanal resmi MPL Indonesia. Pernyataan ini menunjukkan semangat juang dan adaptasi Onic dalam menghadapi tekanan turnamen kelas dunia.
Performa Gemilang Onic di Babak Swiss Stage 4 M7 MLBB
Dalam pertandingan krusial melawan Evil, Onic menunjukkan dominasi sejak awal gim pertama. Mereka berhasil mengamankan first blood, sebuah keunggulan awal yang penting untuk membangun momentum. Tidak hanya itu, Onic juga sukses merebut keseluruhan tiga turtle, objektif penting yang memberikan bonus gold dan pengalaman, sebelum akhirnya mengamankan lord pertama.
Dengan strategi yang terencana dan eksekusi yang apik, Onic berhasil menciptakan perbedaan gold yang signifikan, mencapai 42.000 berbanding 29.900. Keunggulan ini memungkinkan Onic untuk menekan Evil secara terus-menerus dan hanya membutuhkan waktu sekitar 11 menit untuk merebut gim pertama dengan keunggulan poin eliminasi 16-5. Performa ini menunjukkan kekuatan tim Onic M7 MLBB dalam mengendalikan permainan.
Gim kedua tidak jauh berbeda, Onic kembali bermain cepat dan agresif, meskipun Evil berusaha keras untuk memberikan perlawanan. Namun, upaya tim Negeri Singa tersebut terbukti tidak cukup untuk menghentikan Kairi dan rekan-rekannya. Kehadiran lord pertama di gim kedua menjadi momentum bagi Onic untuk melancarkan serangan akhir yang mematikan.
Onic berhasil melakukan wiped-out terhadap tim Evil, membuat mereka semakin tak terbendung. Dalam waktu 12 menit, Onic sukses melumpuhkan base Evil, mengamankan kemenangan 2-0 yang bersih. Kemenangan ini tidak hanya menjaga asa Onic M7 MLBB, tetapi juga meningkatkan moral tim untuk menghadapi tantangan selanjutnya di kejuaraan dunia ini.
Evaluasi dan Perjalanan Onic Menuju Knockout Stage M7 MLBB
Sebelum kemenangan penting ini, Onic menghadapi dua kekalahan pahit yang sempat meragukan perjalanan mereka di M7 MLBB World Championship. Tim berjuluk Landak Kuning ini dipaksa menyerah oleh tim Myanmar Yangon Galacticos (YG) pada babak Swiss Stage 2, Minggu (11/1). Mereka juga harus mengakui keunggulan wakil Eropa Timur, Team Spirit, pada babak Swiss Stage 3, Selasa (13/1).
Kairi, salah satu pilar Onic, mengakui adanya sedikit kesulitan di fase pertandingan best of one pada dua laga tersebut. Namun, Skylar memiliki pandangan yang berbeda mengenai format pertandingan. "Best of one bukan masalah tapi kita lebih percaya diri di best of three," ujar Skylar, menunjukkan keyakinan tim dalam format pertandingan yang lebih panjang.
Kemenangan 2-0 atas Evil ini memang menjaga asa Onic untuk tetap berada di M7 MLBB World Championship. Namun, mereka masih harus melakoni satu pertandingan terakhir untuk dapat lolos ke babak Knockout Stage. Dukungan dari para penggemar, yang dikenal sebagai Sonic, sangat diharapkan. "Buat Sonic (sebutan untuk pendukung Onic) support kita karena besok kita masih ada match," tambah Skylar.
Selain Onic, Indonesia juga memiliki wakil lain, Alter Ego, yang telah lebih dulu mengamankan tempat di Knockout Stage M7 MLBB. Alter Ego menunjukkan perjalanan mulus dengan tiga kemenangan beruntun atas tim Filipina Aurora Gaming, tim Chile Black Sentence Esports, dan tim Myanmar Yangon Galacticos. Keberhasilan kedua tim Indonesia ini menjadi kebanggaan tersendara bagi penggemar esports Tanah Air.
Sumber: AntaraNews