LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Novel Heran Perampokan Dekat Rumah Cepat Diungkap Ketimbang Teror yang Dialaminya

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membandingkan pengungkapan terornya dengan perampokan yang terjadi di dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

2019-01-26 17:48:52
Novel Baswedan
Advertisement

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membandingkan pengungkapan terornya dengan perampokan yang terjadi di dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Menurut dia, perampokan yang terjadi dua minggu sebelum dia diserang air keras itu seketika langsung diungkap oleh aparat kepolisian. Sementara, kasusnya hingga kini belum juga menemukan titik terang.

"Kenapa sih tidak mau diungkap? Ini serangan tidak terjadi pada tempat tersembunyi. CCTV tidak diambil polisi. Dua minggu sebelumnya ada perampokan dan polisi mengambil CCTV tersebut dan menemukan pelaku," ujar Novel di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1).

Advertisement

Menurut Novel, CCTV yang ada di lokasi kejadian perampokan diambil oleh penyidik kepolisian untuk dijadikan bukti. Sementara, CCTV di lokasi kejadian penyerangan air keras terhadap dirinya dibiarkan polisi hingga akhirnya menghilang.

"Artinya polisi atau penyidik Polri yang bertugas mestinya tahu ada CCTV, tapi untuk kasus saya mereka tidak mengambil. Sidik jari belakangan ini saya ketahui sudah tidak ada, bukti elektronik malah hilang," kata dia.

Meski begitu, Novel tetap berharap pelaku maupun dalang dalam terornya ini terungkap. Novel meminta Presiden Joko Widodo alias Jokowi untuk segera bertindak agar teror terhadap penyidik maupun komisioner KPK tak terulang kembali.

Advertisement

"Saya mendesak kepada Presiden, saya yakin bapak sudah tahu lama orang-orang KPK yang diserang sudah banyak, ada lima kasus yang tidak terungkap apakah Bapak Presiden tidak terusik? apakah nyaman dengan situasi ini? apakah bapak tidak ingin bertanya dan tidak ingin tahu sehingga TGPF pun tidak mau bentuk," kata dia.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
Novel Baswedan Sebut Mafia Pangan Merajalela, Dibiarkan Oleh Pemerintah
Ditanya Soal Kasus-kasus Mandek, Kapolda Irjen Gatot Eddy Bilang 'Nanti Ya'
Tim Gabungan Kasus Teror Novel Baswedan Harus Berani Jawab Keraguan Publik
Sepekan Dibentuk, Ini yang Sudah Dilakukan Tim Gabungan Kasus Novel Baswedan
Polri Sebut Ketua KPK Bujuk Novel Baswedan Kooperatif Jalani Pemeriksaan

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.