Novel Baswedan bakal permasalahkan penyitaan barang oleh Bareskrim
Banyak barang yang tak berkaitan dengan kasus ikut disita oleh Bareskrim Polri.
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan diagendakan menggelar sidang perdana praperadilan penyidik senior KPK Novel Baswedan terkait penangkapan dan penahanan oleh Bareskrim Polri. Dalam sidang tersebut, pihak Novel berencana membawa barang milik keluarga yang disita karena tidak memiliki relevansi dalam kasus.
"Nanti dalam sidang itu akan diuji barang itu buat apa disita. Ini terindikasi ada rekayasa. Bahkan barang yang tidak ada kaitannya pun ikut disita," kata salah satu tim kuasa hukum Novel Baswedan, Bahrain, saat dikonfirmasi, Senin (8/6).
Namun, hingga pukul 12.00 WIB sidang tersebut masih belum dimulai. Pantauan merdeka.com, hingga saat ini belum terlihat adanya kehadiran Novel maupun tim kuasa hukumnya dan pihak Polri. Terlihat ruang sidang utama PN Jaksel yang biasa digunakan dalam praperadilan Novel pun masih tertutup rapat.
Sebelumnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan ingin membuka satu demi satu tindakan Bareskrim Polri yang dilakukan terhadap dirinya. Novel telah mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) terkait penggeledahan dan penyitaan di luar dari proses penangkapan dan penahanannya.
Sidang perdana praperadilan terkait penggeledahan dan penyitaan ini pun akan digelar pada hari ini. Permohonan ini jelas berbeda dengan praperadilan yang dibacakan Jumat (29/5), yang mempersoalkan penangkapan dan penahanan.
"Iya, hari ini sidang perdananya, ikuti saja biasanya mulai pukul 9.00 WIB," kata salah satu tim kuasa hukum Novel, Ainul Yaqin saat dikonfirmasi, Senin (8/6).
Baca juga:
Praperadilan Novel soal penggeledahan dan penyitaan digelar hari ini
MK diminta untuk dalami bukti kriminalisasi pada pimpinan KPK
Novel Baswedan: Saya dapat teguran keras bukan penahanan
Kuasa hukum Novel protes Polri bawa korban penembakan ke pengadilan
Polri hadirkan korban penembakan di sidang praperadilan Novel
Bantah pernah dibui di Bengkulu, Novel punya bukti surat palsu Polri
Novel Baswedan: Izin ganti baju tapi diikuti, itu lazim?