Motor Sri Mulyani Hilang Saat Mau Beli Pakaian
Wanita asal Kampung Pangauban, RT 04/RW 05, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat itu jadi korban kejahatan.
Apes dialami oleh Sri Mulyani, ditipu pujaan hatinya. Pacar yang baru ia kenal ternyata berniat jahat, lantaran tega membawa kabur motor sang adik ketika mereka sedang berbelanja.
Wanita asal Kampung Pangauban, RT 04/RW 05, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat itu jadi korban kejahatan Hadi, pria yang dikenalkan oleh tetangganya, Imas.
Aksi pencurian yang dilakukan terduga pelaku juga viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV, terduga pelaku dengan santai membawa motor korban. Ia bahkan disebutkan sempat bertamu ke rumah korban hingga numpang makan.
"Betul kami sudah terima laporan terkait dugaan tindak pidana penggelapan atau penipu. Dimana seorang pria membawa kabur motor milik adik dari perempuan yang diduga pacarnya," kata Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Kamis (16/4).
Gofur mengatakan modus pencurian yang dilancarkan pelaku berawal ketika tetangga korban Sri, mengenalkan terduga pelaku. Terduga pelaku Hadi kemudian berpacaran dengan Sri.
"Kemudian terduga pelaku ini datang ke rumah korban Sri. Setelah makan dan mengobrol, terduga pelaku ini mengajak Sri untuk berbelanja ke toko baju. Sri lalu meminjam motor adiknya," katanya.
Kronologi
Mereka kemudian berangkat ke toko baju Serba Tiga Puluh Ribu di daerah Blok Kaum Selatan, RT 02/RW 08, Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar, Bandung Barat. Sri dan anaknya masuk ke toko baju tersebut sementara pelaku menunggu di luar.
"Setelah selesai berbelanja, Sri dan anaknya keluar toko namun tidak menemukan terduga bersama dengan motor milik kakaknya. Dia kemudian berusaha menghubungi nomor terduga pelaku, namun sudah tidak aktif. Sri kemudian bersama kakaknya melaporkan dugaan pencurian atau penggelapan itu ke kepolisian," katanya
Gofur menyebut personel Polsek Batujajar dan Satreskrim Polres Cimahi langsung melakukan penyelidikan dengan mengecek CCTV dan memeriksa sejumlah saksi mata.
"Sudah diselidiki, anggota sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi. Kami dalami segala kemungkinan, termasuk adanya peran dari pelaku lain dalam kasus tersebut," katanya.