Modus Jual Beli Mobil Berujung Penculikan dan Penyiksaan di Pondok Aren, Pelaku Sudah Diciduk
Peristiwa ini disebut terjadi di wilayah Pondok Aren, dan diduga berkaitan dengan aksi penculikan bermodus jual beli mobil.
Tangerang Selatan kembali digegerkan dengan beredarnya video viral yang memperlihatkan tiga pria duduk berderet sambil mengoleskan balsem ke punggung mereka yang tampak penuh luka seperti bekas cambukan. Peristiwa ini disebut terjadi di wilayah Pondok Aren, dan diduga berkaitan dengan aksi penculikan bermodus jual beli mobil.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @tangerangbelumtidur_ dan memicu perhatian warganet sejak Kamis (16/10). Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa kejadian nahas ini berlangsung pada Sabtu dini hari (11/10).
“Trigger Warning. Modus jual mobil, sekelompok pria di Tangsel diduga culik dan siksa korbannya. Sejumlah orang diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh sekelompok pria di sebuah rumah di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten,” tulis akun tersebut, dikutip dari merdeka.com.
Berawal dari Niat Menjual Mobil
Kasus ini bermula saat sepasang suami istri berniat menjual mobil miliknya dan mengatur pertemuan dengan calon pembeli di kawasan Jakarta Selatan. Untuk berjaga-jaga, sang suami mengajak dua teman pria ikut serta.
Namun, setelah pertemuan berlangsung, keempat orang itu justru diculik dan dibawa ke sebuah rumah di Pondok Aren oleh kelompok tak dikenal. Di lokasi itulah dugaan penyiksaan terjadi.
"Tiga pria yakni korban mengalami luka akibat disiksa, sementara sang istri berhasil melarikan diri setelah dua hari disekap oleh para pelaku,” lanjut unggahan akun tersebut.
Tidak hanya mengalami kekerasan fisik, korban juga kehilangan mobil yang dibawa kabur oleh para pelaku.
Pelaku Berhasil Ditangkap
Menanggapi viralnya video dan laporan kasus ini, Polda Metro Jaya bergerak cepat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indardi mengonfirmasi bahwa para pelaku telah berhasil ditangkap.
"Dalam waktu singkat, pelaku sudah diamankan oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya kemarin siang diamankan, saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” kata Ade Ary.
Tiga orang yang diduga terlibat dalam kejadian ini sedang dalam proses pendalaman dan pengembangan penyidikan oleh kepolisian.
"Selanjutnya didalami dan dikembangkan,” ujarnya.
Imbauan untuk Waspada
Atas insiden ini, Brigjen Ade Ary mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi, apalagi jika melibatkan pihak asing yang tidak dikenal secara langsung.
"Imbauan edukasi telah kami sampaikan di medsos kami, kemudian Bhabinkamtibmas juga menyampaikan ada modus penggelapan, kami berharap kita masing-masing individu berhati-hati dalam berkomunikasi dan bertransaksi. Harus waspada," katanya.