Mobil Towing Pengangkut Alat Berat Hangus Terbakar di Tol Lampung Selatan
Sebuah mobil towing yang mengangkut alat berat ludes terbakar di ruas Tol Lampung Selatan akibat korsleting listrik, menimbulkan kerugian hingga Rp 500 juta.
Sebuah insiden kebakaran hebat melanda satu unit mobil towing pengangkut alat berat di ruas Tol Lampung kilometer 06, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan. Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (11/4) dini hari, menghebohkan pengguna jalan tol. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan segera dikerahkan untuk mengatasi api yang berkobar.
Kepala Bidang Damkar Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa laporan diterima pada pukul 05.41 WIB mengenai truk derek yang membawa alat berat terbakar di Tol Trans Sumatera KM 06 Desa Hatta. Insiden ini menarik perhatian karena lokasi kejadian yang strategis di jalur utama.
Penyebab awal kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting listrik pada bagian mesin mobil towing tersebut. Meskipun kerugian ditaksir mencapai setengah miliar rupiah, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.
Kronologi Kebakaran Mobil Towing di Tol Lampung
Dinas Damkarmat Lampung Selatan menerima laporan kebakaran mobil towing pada Sabtu (11/4) pukul 05.41 WIB. Peristiwa itu sendiri mulai terjadi sekitar pukul 05.35 WIB, menunjukkan respons cepat dari masyarakat. Petugas segera mempersiapkan diri untuk menuju lokasi kejadian di Tol Trans Sumatera.
Satu unit mobil pemadam kebakaran beserta enam personel Damkarmat diberangkatkan menuju titik api. Mereka tiba di lokasi pada pukul 06.03 WIB, siap untuk melakukan upaya pemadaman. Kondisi api yang membesar menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.
Dengan sigap, petugas Damkarmat berupaya keras memadamkan api yang melahap mobil towing dan muatannya. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 08.10 WIB. Proses pemadaman berlangsung intensif untuk mencegah api merembet lebih luas.
Penyebab dan Dampak Kebakaran Mobil Towing
Menurut Rully Fikriansyah, penyebab utama kebakaran mobil towing ini adalah korsleting listrik. Korsleting tersebut terjadi pada bagian ECU (Engine Control Unit) mesin mobil, memicu percikan api. Kondisi ini sangat rentan menyebabkan kebakaran pada kendaraan.
Api yang bermula dari korsleting listrik kemudian menyebar dengan sangat cepat ke bagian tangki solar mobil. Hal ini menyebabkan api membesar secara drastis dan melahap seluruh bagian truk derek beserta alat berat yang diangkutnya. Keberadaan bahan bakar solar mempercepat penyebaran api.
Meskipun kobaran api sangat hebat dan menghanguskan seluruh kendaraan, Rully memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pengemudi atau pihak terkait berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Namun, kerugian material akibat kebakaran mobil towing ini diperkirakan mencapai Rp 500 juta.
Sumber: AntaraNews