Merasa dizalimi, Buni Yani sesumbar dapat dukungan para ulama
Merasa dizalimi, Buni Yani sesumbar dapat dukungan para ulama. Menurut Aldwin, ada serangan dari luar yang berusaha membuat seakan kliennya bersalah. Dengan hal itu, dirinya akan menjelaskan secara detail kepada penyidik.
Kuasa Hukum Buni Yani, Aldwin Rahardian merasa kliennya telah dizalimi atas laporan Komunitas Advokat Muda Basuki-Djarot yang menuduh telah melakukan editing saat video pidato Basuki alias Ahok di Kepulauan Seribu. Terkait hal itu, Buni klaim dapat dukungan dari masyarakat dan para ulama.
"Karena jelas ini, Pak Buni orang yang dizalimi. Yang kedua, tokoh-tokoh nasional dari mulai Habib Rizieq, mas Munarman, ustaz Bachtiar Nashir, tokoh nasionalis demokrasi, ibu Rachmawati, semua mendukung, dan rumah amanah rakyat, tokoh-tokoh aktivis dulu. Mereka mendukung penegakkan hukum dan juga Pak Buni harus membela diri karena dizalimi," ucapnya di Polda Metro Jaya, Jumat (18/11).
"Komunikasi kita silaturahim berjalan baik, mereka memberikan suport (Habib Rizieq)," sambungnya.
Menurut Aldwin, ada serangan dari luar yang berusaha membuat seakan kliennya bersalah. Dengan hal itu, dirinya akan menjelaskan secara detail kepada penyidik.
"Semua akan kita buka lebar-lebar, kita akan jelaskan secara gamblang, dan sekali lagi saya apresiasi penuh terhadap kepolisian," pungkasnya.
Baca juga:
Sekelompok pemuda berkaos #SaveBuniyani serbu Krimsus Polda Metro
Ahok tersangka, Buni Yani yakin tak akan terjerat hukum
Disinggung soal hilangnya kata 'pakai', Buni Yani naik pitam
Jalani pemeriksaan, Buni Yani bawa bukti tambahan
Ahok jadi tersangka, Polri sebut kasus Buni Yani terpisah