Menko Polhukam ngaku sedang telisik soal Ormas Gafatar
"Saat ini yang sekarang kita sedang dalami adalah ternyata ormas tersebut sejak 2012," ujar Luhut.
Dokter Rica Tri Handayani akhirnya ditemukan di Kabupaten Mempawah, Kalimatan Barat, Senin (11/1), setelah sejak 30 Desember 2015 menghilang. Rica disebut-sebut bergabung dengan organisasi terlarang Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan menyelidiki ormas yang berdiri sejak tahun 2012.
"Kalau kita lihat ya dia ini ormas yang aneh lagi. Saat ini yang sekarang kita sedang dalami adalah ternyata ormas tersebut sejak 2012," ujar Luhut saat ditemui di kantornya Jalan Medan Merdeka Barat No 15, Jakarta Pusat, Selasa (12/1).
Luhut mengaku sedang menelusuri kasus-kasus orang hilang lainnya. "Mungkin itu (orang hilang) jadi saat ini kita juga telusuri itu. Seperti soal dokter Rica itu kan kita lagi dalami apa si yang sebenarnya terjadi," ujarnya.
Luhut pun meminta warga untuk melaporkan jika menemukan kasus orang hilang. Dengan demikian polisi bisa langsung mencari keberadaannya.
"Kalau ada warga (orang hilang) lapor, kita akan cari dan tanggapi. Saat ini polisi juga sedang bekerja dengan baik untuk menemukan itu," pungkasnya.
Baca juga:
Pengakuan mantan pengurus: Gafatar tak punya proyek di Kalimantan
Polisi pulangkan dr. Rica ke rumah, tetapi tetap dikawal
Menhan kerahkan TNI dari Sabang sampai Merauke cegah paham Gafatar
Eks pengurus Gafatar buka suara, ada pihak memanfaatkan nama ormas
Pemerintah diminta waspada Gafatar rekrut anak-anak