Menhut Raja Juli Buka Suara Soal Ramainya Tagar SaveTessoNilo
Ia menekankan bahwa perlindungan Tesso Nilo bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga merupakan upaya bersama.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memberikan apresiasi kepada warganet terkait dengan tagar #SaveTessoNilo yang telah menjadi viral.
Ia menyatakan bahwa gerakan solidaritas ini menjadi sumber energi yang penting dalam upaya pemulihan habitat Taman Nasional Tesso Nilo, yang merupakan salah satu benteng terakhir bagi gajah Sumatra.
"Dukungan masyarakat di berbagai platform digital telah memperkuat komitmen pemerintah dalam mempercepat proses rehabilitasi kawasan tersebut," ungkap Raja dalam siaran pers yang diterima pada Minggu, (30/11).
Ia menegaskan bahwa perlindungan Tesso Nilo bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan merupakan agenda penyelamatan bersama yang melibatkan kepedulian masyarakat, masyarakat lokal, serta berbagai pemangku kepentingan.
"Dalam 5-6 bulan terakhir, kami telah bekerja keras untuk memperbaiki habitat Tesso Nilo. Alhamdulillah, dengan insiden terakhir (penghancuran posko pengamanan), dukungan dan simpati publik, terutama di media sosial melalui #SaveTessoNilo, semakin menambah keyakinan dan semangat kami untuk mengamankan habitat Gajah Domang dan saudaranya," tegasnya.
Dukungan Masyarakat
Raja menegaskan bahwa dukungan masyarakat saat ini mencerminkan meningkatnya kesadaran generasi digital terhadap isu lingkungan.
Dia merasa optimis, karena perhatian netizen terhadap kasus Tesso Nilo menunjukkan keinginan masyarakat Indonesia untuk berperan aktif dalam melestarikan satwa yang dilindungi serta kawasan konservasi.
"Restorasi ini terus dilakukan untuk memastikan habitat Gajah Sumatera tidak diganggu," ujarnya.