Mengintip Lebih Dekat Spesifikasi Leapmotor B10: SUV Listrik dengan Roda Belakang Lebih Tebal
Leapmotor B10 hadir sebagai SUV listrik kompak yang menarik perhatian dengan spesifikasi Leapmotor B10 unik, termasuk konfigurasi roda belakang lebih tebal. Simak detail desain, performa, dan teknologi canggih yang ditawarkannya.
Di tengah sengitnya persaingan kendaraan listrik global, Leapmotor memperkenalkan model terbarunya, Leapmotor B10, sebagai langkah strategis memperluas pangsa pasar. Unit ini dirancang untuk menegaskan identitas Leapmotor sebagai produsen mobil listrik berbasis teknologi mutakhir. Leapmotor B10 tidak hanya menonjolkan efisiensi energi, tetapi juga memadukan desain futuristik, kenyamanan, serta fitur keselamatan dalam satu paket SUV kompak yang menjanjikan. Memahami spesifikasi Leapmotor B10 menjadi kunci untuk melihat inovasi yang ditawarkan.
Leapmotor B10 menarik perhatian dengan konfigurasi roda yang tidak biasa, sebuah pendekatan yang umumnya ditemukan pada kendaraan berperforma tinggi. Ban depan berukuran 225/50 R18, sementara ban belakang sedikit lebih lebar, yakni 235/50 R18, dirancang untuk meningkatkan stabilitas berkendara. Perbedaan ukuran ban ini bukan sekadar estetika, melainkan fungsi krusial untuk mengoptimalkan performa dan keamanan.
Dengan tenaga mencapai 218 horsepower, distribusi daya ke permukaan jalan menjadi lebih optimal berkat ban radial tubeless yang digunakan. Kendaraan ini mampu meminimalkan gejala selip saat menikung, sekaligus menjaga traksi tetap stabil, terutama dengan ban belakang yang lebih lebar. Kehadiran Leapmotor B10 di pasar Indonesia dijadwalkan melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Tangerang.
Desain Inovatif dan Konfigurasi Roda Unik Leapmotor B10
Leapmotor B10 mengusung pendekatan desain minimalis yang bersih, memberikan kesan modern sekaligus futuristik. Bagian depan dilengkapi lampu Daytime Running Light (DRL) LED yang membentang horizontal, menciptakan tampilan yang tegas dan elegan. Lampu utama ditempatkan terpisah di bagian bawah bumper, memperkuat karakter visual kendaraan ini.
Salah satu aspek paling menonjol dari spesifikasi Leapmotor B10 adalah konfigurasi rodanya yang berbeda antara depan dan belakang. Ban depan berukuran 225/50 R18, sedangkan ban belakang lebih lebar dengan ukuran 235/50 R18. Penggunaan ban radial tubeless ini dirancang untuk meningkatkan stabilitas dan daya cengkeram, terutama saat mobil melakukan manuver tajam.
Perbedaan ketebalan ban ini berperan penting dalam mengoptimalkan distribusi bobot kendaraan, khususnya dari baterai, agar tetap seimbang. Desain bodi dan roda juga dirancang untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika, memungkinkan kendaraan membelah angin dengan lebih halus. Detail lain yang mencerminkan pendekatan futuristik terlihat pada gagang pintu model flush yang sejajar dengan bodi.
Mekanisme buka-tutup gagang pintu mengandalkan sistem tekan seperti tombol, memberikan tampilan yang menyatu dan bersih. Meskipun demikian, desain ini mungkin memerlukan adaptasi bagi pengguna karena tidak langsung intuitif saat pertama kali digunakan. Secara dimensi, B10 memiliki panjang 4.515 milimeter, lebar 1.885 milimeter, dan jarak sumbu roda 2.735 milimeter, dengan ground clearance 170 milimeter, mengukuhkannya sebagai compact SUV. Detail dimensi ini melengkapi gambaran spesifikasi Leapmotor B10 yang komprehensif.
Performa dan Teknologi Baterai Canggih pada Leapmotor B10
Varian tertinggi Leapmotor B10 dibekali baterai berkapasitas 67,1 kWh, menjanjikan performa yang impresif. Berdasarkan standar pengujian New European Driving Cycle (NEDC), kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 516 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Ini menempatkan B10 sebagai pilihan menarik untuk perjalanan jarak jauh dengan kendaraan listrik.
Untuk pengisian daya, sistem fast charging berbasis arus searah (DC) mendukung daya hingga 168 kW. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit, menawarkan kepraktisan bagi pengguna yang membutuhkan pengisian cepat. Efisiensi pengisian daya menjadi salah satu keunggulan utama dari spesifikasi Leapmotor B10.
Salah satu keunggulan utama dalam konstruksi B10 adalah adopsi arsitektur Cell-to-Chassis (C2C). Dalam pendekatan ini, baterai menjadi bagian terintegrasi dari struktur rangka kendaraan, bukan lagi komponen terpisah. Teknologi C2C meningkatkan kekakuan bodi secara signifikan sekaligus mengoptimalkan ruang kabin. Teknologi ini merupakan bagian integral dari spesifikasi Leapmotor B10 yang berfokus pada inovasi struktural.
Tanpa kotak baterai konvensional, lantai kendaraan dapat dibuat lebih tipis, sehingga memberikan ruang interior yang lebih lega bagi penumpang. Selain itu, struktur C2C ini juga berkontribusi pada peningkatan stabilitas saat berkendara pada kecepatan tinggi serta memberikan perlindungan tambahan yang lebih baik bagi penumpang.
Interior Digital dan Fitur Keselamatan Unggul Leapmotor B10
Memasuki kabin, Leapmotor B10 menawarkan pengalaman berkendara berbasis teknologi digital yang imersif. Sistem kokpit pintar ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8155 berarsitektur tujuh nanometer (7nm), memastikan responsivitas dan kinerja yang optimal. Pengemudi dan penumpang dapat mengakses berbagai fitur melalui layar sentuh utama berukuran 14,6 inci yang intuitif.
Panel instrumen digital berukuran 8,8 inci menyajikan informasi kendaraan secara real-time, menambah kesan modern pada interior. Desain interior dirancang untuk memberikan kesan lapang dan nyaman, diperkuat dengan atap panoramic glass roof yang memperkuat nuansa terbuka. Ruang kepala dan kaki tetap lega, bahkan untuk penumpang dengan tinggi hingga 180 sentimeter.
Jok berbahan kulit sintetis berongga memberikan kenyamanan tambahan, dilengkapi sandaran kepala dengan bantalan ekstra untuk perjalanan jarak jauh. Fleksibilitas ruang juga menjadi nilai jual utama dari spesifikasi Leapmotor B10. Kapasitas bagasi mencapai 430 liter dalam kondisi normal, dan dapat diperluas hingga 1.700 liter dengan melipat kursi baris kedua, sangat praktis untuk berbagai kebutuhan.
Fitur power backdoor semakin memudahkan akses keluar-masuk barang, terutama saat pengguna membawa banyak bawaan. Dari sisi keselamatan, B10 dibekali sistem Leap 3.5 yang mencakup 17 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Fitur-fitur ini meliputi Adaptive Cruise Control, Autonomous Emergency Braking, Lane Keep Assist, hingga Blind Spot Detection. Fitur-fitur ini merupakan bagian krusial dari spesifikasi Leapmotor B10 yang menjamin keamanan. Pabrikan menargetkan perolehan peringkat bintang lima dalam pengujian keselamatan Euro NCAP, menunjukkan komitmen terhadap keamanan.
Strategi Pasar dan Potensi Leapmotor B10 di Indonesia
Secara global, Leapmotor telah menunjukkan dominasinya dengan mengirimkan lebih dari 1,2 juta unit kendaraan, menegaskan posisinya sebagai pemain kunci di pasar EV. Perusahaan ini juga menjalin kemitraan strategis dengan Stellantis, grup otomotif raksasa yang menaungi berbagai merek besar seperti Jeep, Citroën, dan Peugeot. Kemitraan ini membuka peluang besar bagi ekspansi Leapmotor di berbagai pasar.
Di Indonesia, Stellantis bekerja sama dengan PT Indomobil National Distributor untuk rencana perakitan lokal dalam skema completely knocked down (CKD). Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat ketersediaan dan aksesibilitas produk Leapmotor di pasar domestik. Kehadiran B10 di pasar Indonesia dijadwalkan melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Tangerang.
Dengan kombinasi desain futuristik, teknologi mutakhir, dan efisiensi energi yang ditawarkan oleh spesifikasi Leapmotor B10, model ini berpotensi menjadi salah satu pemain penting di segmen SUV listrik nasional. B10 berpeluang mengisi celah antara SUV listrik entry-level dan premium, menarik minat konsumen yang mencari keseimbangan antara fitur dan harga.
Namun, satu pertanyaan krusial yang masih menggantung adalah soal harga. Dengan fitur dan spesifikasi yang ditawarkan, penentuan harga akan menjadi penentu utama sejauh mana kendaraan ini dapat diterima oleh pasar Indonesia yang semakin kompetitif. Opsi warna seperti Dawn Purple Lavender yang unik juga belum dipastikan ketersediaannya untuk pasar Indonesia.
Sumber: AntaraNews