LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mendagri geram Malaysia dan Singapura menghujat soal asap

"Kalau tidak mau membantu, sebagai negara yang berdaulat, Indonesia mampu mengatasinya sendiri."

2015-10-08 13:10:44
Kabut Asap
Advertisement

Menteri Dalam Negeri Republik Indoensia (Mendagri), Tjahjo Kumolo geram dengan sikap negara tetangga Malaysia dan Singapura yang hanya bisa mengkritik soal asap.

Kritik pedas yang dilontarkan Tjahjo Kumolo menyusul protes yang dilontarkan kedua negara tetangga tersebut akibat dampak kabut asap. Seharusnya kedua negara tersebut jangan hanya kritik, tetapi Pemerintah Indonesia terbuka bila hendak membantu.

"Kalau mau selesaikan bencana asap, ayo kita lakukan bersama-sama, jangan hanya mengkritik, menghujat. Mari kita dengan ikhlas membantu untuk memadamkan api," kata Tjahjo Kumolo saat membuka Pekan Inovasi Perkembangan (PIN) Desa dan Gelar Teknologi Tepat Guna di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Kamis (8/10).

Tjahjo juga menyinggung negara Malaysia banyak berinvestasi perkebunan sawit di Indonesia. Atas dasar itu, Tjahjo geram dengan sikap Malaysia yang hanya bisa menghujat tanpa memberikan solusi.

Kendati demikian, Tjahjo tegaskan, bila mereka tidak mau membantu, sebagai negara yang berdaulat, Indonesia mampu mengatasinya sendiri. Masih ada TNI, Polri, dan instansi lainnya yang mampu mengatasi bencana kabut asap tersebut.

"Sebagai tetangga yang serumpun, Malaysia dan Singapura sebenarnya saling membutuhkan dengan Indonesia, perlu diingat, Malaysia memiliki perkebunan di Indonesia," tukasnya.

Kemudian Tjahjo juga mengingatkan bahwa bencana kabut asap itu bukan faktor kesengajaan. Akan tetapi ini merupakan faktor alam yang membawa kabut asap melalui angina kedua negara tersebut.

"Ini faktor alam angin

Baca juga:
Jokowi perintahkan puskesmas gratiskan pengobatan korban asap
Menteri Anies siapkan 3 skenario urus pendidikan daerah kabut asap
Direnggut kabut asap, bayi Husen meninggal usai 2 hari terkena ISPA
Sindir Jokowi, Republika terbit dengan halaman depan 'berkabut'
Indonesia makin dimusuhi, giliran warga Thailand protes bencana asap

yang membawa ke kedua negara tersebut," tutupnya.

Advertisement
(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.