LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Member MG club sebut narkoba cair 'Aqua Setan', 'Aqua Getar' & Vitamin

"Jumlah pengunjung setiap weekend rata-rata 250 orang dan weekday 75 orang," tuturnya.

2017-12-18 20:32:23
Kasus Narkoba
Advertisement

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari mengungkapkan ada sandi-sandi yang digunakan member Diskotek MG Club Internasional untuk membeli narkoba cair. Ada tiga istilah yang digunakan di diskotek yang memproduksi sabu-sabu dan ekstasi dalam kemasan air mineral.

"Narkoba jenis MDA cair di lokasi disebut dengan 'Aqua Getar', 'Aqua Setan', dan 'Vitamin'. Satu botol kemasan seharga Rp 400.000," ujar Arman dalam pesan singkatnya, Senin (18/12).

Di hari biasa, lanjut Arman, MG club akan dikunjungi sekitar 75 orang. Jumlah tersebut akan naik tiga kali lipat lebih, yakni sekitar 250 orang pada akhir pekan.

Advertisement

"Jumlah pengunjung setiap weekend rata-rata 250 orang dan weekday 75 orang," tuturnya.

Hanya member yang bisa memperoleh barang haram tersebut. Biaya perpanjangan keanggotaan dibanderol Rp 600.000 tiap 6 bulan.

Saat penggerebekan, petugas menemukan laboratorium lengkap dengan alat-alat 'memasak' narkoba. Berikut barang bukti yang disita:

Advertisement

-Adapun barang bukti yang ditemukan alat prekursor :
1. Heliotropine (piperonal)
2. Asetat glasial
-Dan banyak bahan kimia lain seperti :
1. HgCl2
2. Nitroethana
3. Benzochinone
4. KOH, dll
peralatan:
1. Labu bulat
2. Erlemeyer
3. Labu pisah
4. Corong
5. Tabung destilsi
6.alat preaksi kimia

"Ditemukan juga bahan-bahan cair dan padat serta limbah atau sisa-sisa produksi serta hasil (kristalisasi) dalam beberapa ember atau jerigen," tegasnya.

Sebelumnya, BNNP DKI Jakarta menggerebek Diskotek MG Club Internasional yang berlokasi di Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat, Minggu (17/12) dini hari. Setelah melakukan tes urine terhadap pengunjung, ditemukan 120 orang terindikasi positif narkoba dengan rincian 80 pria dan 40 perempuan.

Lima orang ditetapkan tersangka, yakni: WA (43) warga Pesing Garden, Kedoya, Jakarta Barat berperan sebagai pengawas, FER (23) warga Pedongkelan Belalang, Cengkareng, Jakarta Barat sebagai penyedia, DM (40) warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat sebagai penghubung, M (45) warga Bango III, Cilandak, Jakarta Selatan sebagai kurir dan F (40) warga Tamansari, Jakarta Barat yang berperan sebagai captain.

Satu tersangka masih buron, yakni R yang merupakan pemilik serta operator lab.

Dalam penggerebekan tersebut, barang bukti yang diamankan adalah laboratorium pembuatan narkotika jenis pil ekstasi dan sabu yang terdapat di lantai 2 dan lantai 4 termasuk prekursor (zat kimia bahan pembuatan pil ekstasi dan sabu).

Baca juga:
Hanya member diskotek MG yang bisa dapatkan narkoba cair, ini caranya
Sebelum gerebek Diskotek MG, petugas BNN menyamar berbulan-bulan
Jual sabu, pedagang buah di Makassar susul anaknya ke balik jeruji besi
Digerebek Budi Waseso, 110 pengunjung diskotek MG kena wajib lapor
DPRD DKI sebut lemahnya pengawasan buat tempat hiburan malam jadi pabrik narkoba
Pengakuan warga, petugas BNN tiga bulan menyamar jadi pegawai Diskotek MG

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.