Massa FPI anti-Ahok bakar halte bus di Gambir
Mencegah api membesar polisi langsung memadamkannya dengan semprotan air dari water cannon.
Massa Front Pembela Islam (FPI) anti-Ahok semakin anarkis. Usai kocar-kacir diberondong tembakan gas air mata, mereka menyasar sejumlah fasilitas umum untuk meluapkan emosi.
Pantauan merdeka.com, Jumat (3/10), halte bus di daerah Gambir, Jakarta Pusat, dibakar massa. Mencegah api membesar polisi langsung memadamkannya dengan semprotan air dari water cannon.
Kini massa yang sebelumnya demo depan Gedung Balaikota dan DPRD DKI melarikan diri ke arah Tugu Tani. Polisi bertameng tetap siaga menghalau masa kembali membuat ulah.
Sejumlah polisi terluka akibat terkena lemparan batu. Sejumlah pendemo yang dianggap sebagai provokator juga diamankan.
Baca juga:
Demo ricuh, 20 anggota FPI anti-Ahok diciduk polisi
Ini kronologi demo FPI ricuh sampai lempar batu ke kantor Ahok
Ditembak gas air mata polisi, massa FPI anti-Ahok kocar kacir
Demo ricuh, FPI lempar batu ke kantor Ahok
Pasang badan Jokowi untuk Ahok saat ditolak FPI jadi gubernur