Ditembak gas air mata polisi, massa FPI anti-Ahok kocar kacir
Merdeka.com - Polisi membalas lemparan baru massa Front Pembela Islam (FPI) dengan tembakan gas air mata. Anggota FPI ini demo depan Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, menolak Ahok jadi gubernur.
Pantauan merdeka.com, Jumat (3/10), massa FPI yang berseragam putih-putih demo membawa bendara. Ketika emosi terpancing batang bendera dari bambu digunakan untuk menggetok polisi.
Polisi yang berjumlah ratusan lengkap dengan tameng dan pentungan melawan. Massa pun kocar-kacir ke arah Tugu Tani. Sejumlah polisi terluka terkena lemparan batu.
Saat ini situasi sudah mulai kondusif. Batu berserakan di jalan dan sekitar gedung. Arus lalu lintas untuk sementara tidak bisa dilewati.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya