LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Masinton sebut kesaksian Setnov sebut nama Puan dan Pramono bagian dari drama

Politisi PDIP Masinton Pasaribu menilai, kesaksian Setya Novanto dalam persidangan dengan menyebut nama Puan Maharani dan Pramono Anung merupakan bagian dari drama yang dibuatnya. Sebab, saat dikonfrontir dengan tersangka kasus e-KTP, pengusaha Made Oka Masagung

2018-03-24 10:51:55
Korupsi E-KTP
Advertisement

Politisi PDIP Masinton Pasaribu menilai, kesaksian Setya Novanto dalam persidangan dengan menyebut nama Puan Maharani dan Pramono Anung merupakan bagian dari drama yang dibuatnya. Sebab, saat dikonfrontir dengan tersangka kasus e-KTP, pengusaha Made Oka Masagung dalam persidangan sebelumnya, tak ada yang menyebut pemberian uang untuk petinggi partai.

"Yang disampaikan Setnov ini bagian dari drama. Kemarin dalam persidangan menyebut nama-nama. Minggu sebelumnya sudah dikonfrontir ketika Oka Masagung memberikan kesaksian. Ditanyakan Setnov ada tidak pemberian uang ke petinggi partai. Oka menyatakan tidak. Kemudian dalam persidangan kemarin, Setnov menyebut nama," ucap Masinton dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (24/3).

Karena itu, dia merasa yakin apa yang disampaikan Setnov bagian dari kelanjutan dramanya. Masinton menilai apa yang disebut dalam persidangan tidak selalu dipastikan bersalah.

Advertisement

"Publik jangan terkecoh. Kalau disebut dalam persidangan, jangan digiring bahwa bersalah (nama-nama yang disebut)," tutur Masinton.

Karena itu, masih kata dia, apa yang disampaikan Setnov adalah upaya untuk mendapatkan status justice collaborator. Dan supaya tuntutannya diringankan.

Masinton juga meminta agar KPK fokus saja dengan E-KTP, agar tidak bias. Pasalnya nama didalam dakwaan jumlahnya puluhan.

Advertisement

"Masa setiap nama yang disebut ditindaklanjuti. Digali dulu saja jangan gampang ke mana-mana. Supaya ini tidak bias kasus ini. Nama-nama di dalam dakwaan itu kan ada puluhan. Itu saja dulu. Nama yang enggak ada kemudian melebar ke mana-mana. Difokuskan saja dulu di situ. Buktikan ada kerugian negara Rp 2 triliun lebih," pungkas Masinton.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Soal e-KTP, Maruarar sebut Puan dan Pramono Anung punya integritas
KPK akan putuskan status justice collaborator Setnov saat sidang tuntutan
Seret nama Puan dan Pramono, kesaksian Setnov dinilai janggal
Bela Puan, PDIP sebut 'Peran sentral proyek e-KTP dimainkan kader Demokrat'
Keterangan Setnov jadi fakta hukum jika sudah dikonfirmasi ke Made dan Andi
Namanya disebut terima uang proyek e-KTP, Puan dukung proses hukum di KPK
e-KTP proyek pemerintah SBY, Puan mengaku tak ikut bahas karena oposisi

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.