Mario Lemos Ungkap Kunci Kemenangan Persijap Jepara Atas Semen Padang yang Tak Mudah Diraih
Pelatih Mario Lemos membeberkan strategi di balik Kemenangan Persijap Jepara atas Semen Padang. Laskar Kalinyamat sempat kehilangan kendali, namun berhasil amankan tiga poin krusial dan menjauh dari zona degradasi.
Persijap Jepara berhasil meraih kemenangan penting 2-0 saat bertandang ke markas Semen Padang dalam laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Haji Agus Salim pada Senin (21/4) ini menjadi bukti ketangguhan Laskar Kalinyamat di kandang lawan.
Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, mengungkapkan bahwa kemenangan ini tidak didapatkan dengan mudah, mengingat kualitas tim Semen Padang sebagai tuan rumah. Dua gol penentu kemenangan Persijap tercipta di babak pertama melalui Rendi Saepul pada menit ke-38 dan Carlos Franca di menit ke-45.
Hasil positif ini sangat krusial bagi Persijap Jepara untuk menjauh dari zona degradasi dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di Super League. Tiga poin yang diraih di kandang lawan ini membawa mereka sedikit bernapas lega di papan klasemen sementara.
Analisis Kemenangan di Kandang Lawan
Mario Lemos, pelatih asal Portugal, mengakui bahwa pertandingan melawan Semen Padang merupakan laga yang sangat sulit. Bermain di kandang lawan selalu menjadi tantangan tersendiri bagi setiap tim yang berlaga di BRI Super League.
Meskipun demikian, Persijap Jepara mampu mengendalikan permainan di babak pertama dan berhasil mencetak dua gol penting. "Sebuah laga yang sulit, apalagi kita main di kandang lawan. Semen Padang adalah tim yang bagus," kata Lemos, seperti dikutip dari laman resmi I.League.
Lemos juga menambahkan bahwa timnya sempat kehilangan ritme permainan di babak kedua. Namun, yang terpenting adalah kemampuan tim untuk mempertahankan keunggulan dan mengamankan tiga poin penuh dari pertandingan krusial ini.
Strategi Perubahan dan Konsistensi Tim
Menanggapi penurunan performa di babak kedua, Mario Lemos melakukan empat pergantian pemain yang strategis. Perubahan ini bertujuan untuk memberikan tenaga baru dan mengembalikan kendali permainan di lini tengah.
"Kita mulai kehilangan lini tengah di babak kedua, itu yang membuat akhirnya kita masukkan tenaga yang lebih fresh untuk bisa kendalikan permainan tim," jelas Lemos. Keputusan ini terbukti efektif dalam menjaga keunggulan dua gol tanpa balas hingga peluit akhir dibunyikan.
Kemenangan atas Semen Padang ini menjadi kemenangan kedua beruntun bagi Persijap, setelah sebelumnya menundukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-1. Rentetan hasil positif ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Laskar Kalinyamat di Super League menjadi tujuh laga berturut-turut.
Misi Menjauh dari Zona Degradasi
Tambahan tiga poin dari laga tandang ini sangat vital bagi Persijap Jepara dalam misi mereka menjauh dari zona degradasi. Saat ini, Persijap mengoleksi 28 poin dan menempati posisi ke-13 di klasemen sementara.
Posisi tersebut menempatkan mereka empat poin di atas zona merah, memberikan sedikit kelegaan di tengah persaingan ketat. Lemos juga menyoroti ketatnya persaingan sebelum pertandingan, di mana perbedaan poin antara Persijap dan Semen Padang hanya lima poin.
"Perbedaan di klasemen antara Persijap dan Semen Padang hanya lima poin saja. Jadi masih sangat rapat dan kita tahu mereka punya permainan dan set piece yang berbahaya," ucap pelatih asal Portugal tersebut. Oleh karena itu, timnya berusaha keras untuk tidak memberikan celah sedikit pun kepada lawan.
Jadwal Krusial Menuju Akhir Musim
Dengan enam pertandingan tersisa menuju akhir musim, Persijap Jepara akan menghadapi serangkaian laga krusial yang menentukan nasib mereka di Super League. Tantangan berat menanti Laskar Kalinyamat, termasuk menghadapi tiga tim papan atas yang bersaing memperebutkan gelar juara.
Jadwal padat tersebut meliputi pertandingan melawan Persija Jakarta pada 4 Mei, Borneo FC pada 17 Mei, dan Persib Bandung pada 23 Mei. Pertandingan-pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi dan mentalitas tim asuhan Mario Lemos.
Keberhasilan mempertahankan performa positif dan meraih poin di laga-laga sisa akan sangat menentukan apakah Persijap Jepara mampu bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Fokus dan kerja keras tim akan menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan di sisa musim ini.
Sumber: AntaraNews