Mangupura Award Badung Dorong Inovasi Daerah, Tingkatkan Pelayanan Publik
Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan Mangupura Award Badung untuk memacu inovasi perangkat daerah, desa, dan kelurahan, demi pelayanan prima kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, baru-baru ini menyerahkan Mangupura Award di Mangupura. Penghargaan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan inovasi oleh berbagai pemangku kepentingan di wilayah tersebut. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan pentingnya ajang ini sebagai instrumen evaluasi.
Mangupura Award dirancang untuk memberikan ruang penilaian kepada perangkat daerah, kepala desa, dan lurah. Mereka berpartisipasi aktif dalam penilaian inovasi yang telah disiapkan oleh tim juri. Melalui ajang ini, Pemkab Badung berupaya mengidentifikasi inovator-inovator baru.
Penyerahan penghargaan ini diharapkan dapat memacu semangat inovasi di lingkungan pemerintahan. Hasil penilaian akan mengungkap perangkat daerah dengan prestasi terbaik berdasarkan indikator yang jelas. Ini juga menjadi langkah strategis untuk pemberdayaan masyarakat melalui inovasi.
Mangupura Award: Instrumen Peningkatan Kinerja dan Inovasi
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menjelaskan bahwa Mangupura Award merupakan kegiatan yang sangat bergengsi. Penghargaan ini secara khusus ditujukan bagi para pejabat dan seluruh aparat di lingkungan Pemkab Badung. Tujuannya adalah untuk memotivasi peningkatan kinerja secara signifikan.
Melalui ajang Mangupura Award, pemerintah daerah berupaya menciptakan iklim kompetisi yang sehat. Hal ini mendorong setiap unit kerja untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik. Indikator penilaian yang ketat memastikan objektivitas dalam setiap penghargaan.
Jika implementasi inovasi ini berjalan dengan baik, dampaknya akan sangat terasa. Masyarakat akan merasakan langsung peningkatan kualitas pelayanan publik yang diberikan. Kinerja prima dari aparat pemerintah menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Daftar Pemenang Mangupura Award Tahun 2025
Pada gelaran Mangupura Award Tahun 2025, beberapa instansi dan wilayah berhasil meraih penghargaan. Untuk Kategori Perangkat Daerah, juara pertama diraih oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung. Ini menunjukkan komitmen mereka dalam mengembangkan inovasi di sektor industri.
Selanjutnya, Dinas PMPTSP Badung menempati posisi juara kedua, diikuti oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung sebagai juara ketiga. Prestasi ini mencerminkan upaya berkelanjutan dalam meningkatkan pelayanan publik dan sektor pangan. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi perangkat daerah lainnya.
Di Kategori Kelurahan, Kelurahan Tanjung Benoa berhasil menjadi juara pertama, menunjukkan inovasi di tingkat komunitas. Juara kedua diraih oleh Kelurahan Kerobokan Kaja, dan Kelurahan Kapal menempati posisi ketiga. Inovasi di tingkat kelurahan ini sangat penting untuk pembangunan lokal.
Sementara itu, Kategori Pemerintah Desa juga mencatat inovator-inovator terbaik. Pemerintah Desa Pecatu sukses meraih juara pertama, diikuti oleh Pemerintah Desa Bongkasa Pertiwi sebagai juara kedua. Pemerintah Desa Kutuh melengkapi daftar pemenang di posisi ketiga, menunjukkan semangat inovasi desa yang kuat.
Meluncurkan Inovasi Badung BRILIAN untuk Tata Kelola Berbasis Data
Selain penyerahan Mangupura Award, acara ini juga menjadi momentum peluncuran Inovasi Badung BRILIAN. Inovasi ini merupakan singkatan dari Badung yang Berbasis Riset dan Inovasi untuk Aksi Nyata. Peluncuran ini menandai langkah maju Pemkab Badung dalam tata kelola pemerintahan yang modern.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Badung, I Wayan Putra Yadnya, menjelaskan pentingnya inisiatif ini. Inovasi strategis Badung BRILIAN dikembangkan untuk memperkuat peran riset dan inovasi. Tujuannya adalah mendukung pembangunan daerah secara komprehensif dan berkelanjutan.
Wayan Putra Yadnya menambahkan bahwa Badung BRILIAN adalah respons atas kebutuhan tata kelola pemerintahan. Tata kelola ini harus berbasis data, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi konkret. Dengan demikian, setiap kebijakan dan program dapat didasarkan pada bukti yang kuat.
Sumber: AntaraNews