Lubang Galian Tanpa Tanda Bikin Mobil di Bandung Terperosok
Lubang tersebut penuh air hujan, membuat setengah bodi kendaraan terendam.
Sebuah mobil Datsun Go+ terperosok ke galian gorong-gorong di Jalan Gatot Subroto, Burangrang, Lengkong, Kota Bandung, pada Jumat (17/10) malam. Saat itu hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan, bagian kiri mobil berwarna tembaga itu masuk ke dalam lubang galian dengan kedalaman sekitar paha orang dewasa. Lubang tersebut penuh air hujan, membuat setengah bodi kendaraan terendam.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Satu unit truk rescue dilengkapi tali sling dikerahkan guna menarik mobil bernomor polisi D 1402 ADA tersebut.
Kronologi Kejadian
Pengemudi mobil, Zahra Multazam (25), mengaku tengah dalam perjalanan pulang dari kawasan Gedebage menuju Asia Afrika saat insiden terjadi.
“Sekitar pukul 18.00 WIB saya lewat sini, hujan deras, tapi enggak ada tanda kalau di situ ada galian. Enggak kelihatan sama sekali, enggak ada penanda, enggak ada warna oranye,” tutur Zahra di lokasi kejadian.
Menurut Zahra, sebelum mobilnya terperosok, dua kendaraan lain juga mengalami nasib serupa, yakni sebuah mobil Kijang dan motor Honda Beat.
“Kata orang sekitar, sebelumnya ada juga yang jatuh ke situ. Mobil Kijang sama motor Beat. Cuma mereka sudah pergi sebelum saya datang,” katanya.
Beruntung, Zahra tak mengalami luka yang mengharuskan dia mendapat perawatan medis khusus. Dia hanya mengeluhkan nyeri bahu akibat benturan.
“Iya, kaget. Ini bahu saya juga sakit,” ujar dia.
Proses Evakuasi
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 19.50 WIB. Evakuasi berlangsung cukup sulit karena kondisi galian yang sempit dan mobil yang miring serta terendam air.
“Untuk proses evakuasinya, kita menggunakan satu mobil rescue dan tali sling. Alhamdulillah berhasil dievakuasi,” ujar Diki Firmansyah, anggota Tim Rescue Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung.
Ia menjelaskan, beberapa petugas bahkan harus masuk ke dalam lubang dan menyelam sebagian untuk memasang tali pengait di bodi mobil.
“Karena posisinya sempit dan mobil miring, kita harus nyelam sedikit untuk masang sling,” katanya.