LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Lowongan Kerja di Indonesia Terbatas, Menteri P2MI: Solusinya Keluar Negeri

Karding mengatakan, sulitnya penyerapan tenaga kerja di dalam negeri disebabkan sejumlah hal, termasuk banyaknya pemutusan hubungan kerja.

Selasa, 03 Jun 2025 14:44:00
p2mi
Menteri Karding menegaskan isu bantuan Rp100 juta untuk PMI dan video peti es dari Kamboja adalah hoaks dan modus penipuan yang meresahkan masyarakat serta berpotensi dikenakan sanksi hukum. (Planet Merdeka)
Advertisement

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengatakan, kebijakan pengiriman tenaga kerja keluar negeri merupakan sebuah solusi untuk mengatasi keterbatasan lowongan kerja di dalam negeri.

"Untuk menyerap tenaga kerja, kalau mau jujur dalam negeri ini agak sulit. Solusinya apa? Solusinya keluar negeri," kata Karding di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (3/6).

Karding mengatakan, sulitnya penyerapan tenaga kerja di dalam negeri disebabkan sejumlah hal, termasuk banyaknya pemutusan hubungan kerja, investasi-investasi yang bukan padat karya serta bonus demografi.

Terkait peluang bekerja di luar negeri, dia menyampaikan saat ini Kementerian P2MI menjalin kerja sama dengan pihak luar negeri untuk menerapkan kebijakan pemutihan terhadap para pekerja migran nonprosedural agar dapat terdata secara resmi.

Advertisement

Kemudian di bidang pengawasan dan penindakan, pihaknya juga melakukan penegakan hukum terhadap calo atau makelar serta perusahaan yang nakal mengirim tenaga kerja secara ilegal.

"Ini akan kami bekukan dan diberi sanksi," tegasnya, dikutip dari Antara.

Advertisement

Angka Pengangguran di RI

Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi tingkat pengangguran (unemployment rate) di Indonesia bakal naik mencapai 5 persen pada 2025. Prediksi pengangguran yang dikutip dari World Economic Outlook Edisi April 2025 ini naik dari angka tahun lalu yang hanya 4,9 persen.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menyatakan tingkat pengangguran pada Februari 2025 sebagaimana data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) sebesar 4,76 persen, turun 0,06 persen poin dibandingkan dengan angka pada Februari 2024.

"Proyeksi boleh saja, tetapi kalau dari Sakernas, kemarin sudah turun ya 4,76," kata Yassierli menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI dikutip di Jakarta, Selasa (3/6).

Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2025, yang diakses dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, jumlah angkatan kerja pada Februari 2025 mencapai 153,05 juta orang, naik 3,67 juta orang dibandingkan Februari 2024.

Kemudian, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) pada Februari 2025 naik sebesar 0,80 persen poin dibandingkan dengan Februari 2024.

Dari sumber survei yang sama, jumlah penduduk yang bekerja pada Februari 2025 sebanyak 145,77 juta orang, naik 3,59 juta orang apabila dibandingkan Februari 2024.

Advertisement

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2025 sebesar 4,76 persen, turun 0,06 persen poin dibandingkan TPT pada Februari 2024.

Berita Terbaru
  • Polisi Minta Bobotoh Utamakan Ambulans dan Damkar saat Konvoi Kemenangan Persib
  • Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dari Stasiun Pasar Senen Kembali Normal Usai Ada Gangguan
  • Pengakuan Para Relawan Sumud Flotilla Usai Dibebaskan: Ada yang Disetrum, Ditendang Hingga Dipukul
  • Bandung Siap Sambut Nonton Bersama Persib Vs Persijap, Ini Daftar Venue Besar Terdaftar Resmi Melalui IEG
  • Ekonom Sebut Rupiah Kalah dari Ringgit, Hanya Kuat dari Rupee
  • berita update
  • p2mi
Artikel ini ditulis oleh
Editor Supriatin
S
Reporter Supriatin
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.