Liburan Berujung Petaka, Mahasiswi Unhas Tewas Terseret Air Bah di Sungai Sapanna Sejauh 5 Km
Mahasiswa Unhas Marshanda (20) ditemukan meninggal dunia usai terseret air bah Sungai Sapanna sejauh 5 Km.
Seorang mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Marshanda (20) ditemukan meninggal dunia usai terseret arus Sungai Sapanna, Dusun Pattene, Desa Bonto Matinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.
Jasad Marshanda ditemukan oleh tim SAR gabungan sejauh 5 kilometer dari titik awal korban terseret arus sungai.
Kepala Seksi Opetari dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Andi Sultan mengatakan setelah satu hari dilakukan pencarian, akhirnya jasad Marshanda ditemukan meninggal dunia. Mahasiswi Fakultas Pertanian Unhas ini ditemukan sekitar 5 Km dari lokasi titik awal korban diduga tenggelam akibat luapan air sungai.
"Korban ditemukan sejauh 5 Km dari lokasi awal korban diketahui terseret arus luapan air bah. Tim SAR gabungan mendapatkan informasi dari warga sekitar yang melihat, dan segera dilakukan evakuasi terhadap korban," ujarnya kepada wartawan, Selasa (13/5).
Sultan menambahkan dalam pencarian hari ini tim SAR gabungan berusaha mencari sejauh 2,5 Km dari hilir dengan menyusuri sisi sungai dan juga dengan cara body rafting. Sultan menyebut jasad Marshanda telah dievakuasi ke Puskesmas Tompobulu untuk selanjutnya di serahkan kepada pihak keluarga.
"Kami mengimbau kepada wisatawan ataupun warga sekitar untuk berhati-hati jika melakukan kegiatan wisata khususnya di sekitar air, mengingat kondisi cuaca saat ini yang tidak dapat diprediksi dan kurang bersahabat untuk melaksanakan kegiatan wisata air," kata Sultan
Hati-Hati saat Air Sungai Surut
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros, Towadeng menambahkan jasad Marshanda ditemukan pada pukul 17.15 Wita. Ia menyebut jenazah Marshanda akan diserahkan ke keluarga.
"Kami ingatkan pada mahasiswi agar menghindari daerah aliran sungai mulai bulan 11 sampai 5, karena rawan air bah. Memang saat (air sungai) surut bagus buat foto-foto, tapi bahaya mengancam anda," ucapnya.
Sebelumnya, korban memanfaatkan hari libur dengan datang ke Sungai Sapanna bersama empat temannya pada Senin, (12/5). Saat sedang asyik berfoto, tiba-tiba air bah datang.
Sejumlah pengunjung pun panik dan menyelamatkan diri ke tepian sungai. Namun nahas, korban terperangkap derasnya arus hingga tidak bisa di tolong.