Ledakan di Pabrik Baja Sidoarjo Akibatkan 2 Pekerja Terluka, Penjinak Bom Diterjunkan
Puluhan personel gabungan telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Sebuah ledakan terjadi di pabrik baja PT GWS yang berlokasi di Desa Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/4) sekitar pukul 14.00 WIB. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Jules Abraham Abast, membenarkan adanya insiden tersebut.
"Senin sekitar pukul 14.30 WIB di PT GWS Desa Janti Kecamatan Waru Sidoarjo telah terjadi Laka Kerja yang menimbulkan ledakan pada saat memotong besi tua yang akan dikecilkan menggunakan las blander," kata Abast, Senin (6/4).
Abast mengatakan puluhan personel gabungan telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas yang diterjunkan berasal dari Polsek Waru, Polresta Sidoarjo, hingga Unit Jibom Sat Brimob Polda Jatim.
"Sudah ada puluhan personel yang diterjunkan ke lokasi. Mulai dari petugas dari Polsek Waru, Polresta Sidoarjo, dan Unit Jibom Sat Brimob Polda Jatim. 20 orang diturunkan di lokasi kejadian untuk mengamankan TKP," kata Abast.
Dua Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit
Ia menjelaskan, Unit Jibom Sat Brimob Polda Jatim juga melakukan pengecekan untuk memastikan penyebab ledakan, termasuk mengamankan TKP dan mengevakuasi dua korban.
"Saat ini korban berada di RS, informasi awal yang kami dapatkan P (korban) ditemukan pemotongan besi menggunakan las bener dan sesaat kemudian besi tersebut mengenai korban R, lalu meledak dan serpihannya mengenai R," ujarnya.
Petugas saat ini masih melakukan pemeriksaan di lokasi, termasuk olah TKP, memeriksa para saksi, serta menginventarisasi barang bukti.
"Saat ini tindakan yang sedang dilakukan melakukan pengecekan di TKP, melakukan olah TKP, lalu memeriksa saksi-saksi dan menginventarisir serta mengevakuasi korban," imbuhnya.
Polisi Masih Dalami Penyebab Ledakan
Abast memastikan petugas gabungan masih mendalami penyebab pasti ledakan yang diduga merupakan kecelakaan kerja tersebut.
"Informasi lanjut terkait perkembangan penanganan akan segera kami sampaikan," tutup mantan Kabid Humas Polda Jabar itu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bernama Prayono (27), seorang pekerja las blender, mengalami luka berat akibat benturan di bagian dada.
Sementara satu korban lainnya, Rio (17), yang bekerja sebagai kernet blender, mengalami luka akibat serpihan besi.