Lebih dari 170.000 Pencaker! Disnakertrans Rejang Lebong Gencar Carikan Peluang Pekerjaan
Disnakertrans Rejang Lebong berupaya keras menemukan peluang pekerjaan bagi lebih dari 170.000 pencaker, termasuk melalui digital dan program PMI, untuk menekan angka pengangguran.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, secara aktif berupaya mengatasi tantangan ketersediaan lapangan kerja. Mereka tengah gencar mencarikan peluang pekerjaan bagi ribuan pencari kerja (pencaker) di wilayah tersebut. Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap data yang menunjukkan jumlah angkatan kerja yang terus meningkat setiap tahun.
Kepala Disnakertrans Rejang Lebong, M. Andhy Afriyanto, menyatakan bahwa jumlah pencaker di daerahnya kini telah melampaui 170.000 orang. Angka ini diprediksi akan terus bertambah seiring dengan kelulusan siswa SMA sederajat dan mahasiswa perguruan tinggi. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk menjalin komunikasi dengan berbagai perusahaan guna membuka akses pekerjaan.
Upaya pencarian peluang pekerjaan ini tidak hanya terbatas pada perusahaan di Bengkulu, tetapi juga merambah ke luar provinsi. Disnakertrans Rejang Lebong berharap dapat memberikan solusi konkret bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. Langkah strategis ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.
Strategi Digital dalam Pencarian Peluang Pekerjaan Rejang Lebong
Dalam menghadapi lonjakan jumlah pencari kerja, Disnakertrans Rejang Lebong mengadopsi pendekatan modern melalui pemanfaatan teknologi digital. Mereka fokus pada penyebaran informasi lowongan pekerjaan secara luas dan efektif. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap warga yang membutuhkan pekerjaan dapat mengakses informasi terkini dengan mudah dan cepat.
M. Andhy Afriyanto menjelaskan bahwa semua lowongan pekerjaan, baik dari perusahaan swasta, BUMN, maupun BUMD, dikumpulkan dan disebarkan. "Sekarang setiap lowongan pekerjaan baik dari perusahaan swasta, BUMN maupun BUMD kami kumpulkan dan kemudian disebarkan melalui media sosial serta jaringan komunikasi resmi pemerintah. Hal ini agar masyarakat Rejang Lebong yang sedang mencari pekerjaan bisa mengetahuinya," terang Andhy.
Penyebaran informasi ini dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial, publikasi di media massa, serta Media Center Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Pendekatan ini dianggap lebih efisien dan efektif dibandingkan dengan penyelenggaraan bursa kerja konvensional, terutama mengingat adanya efisiensi anggaran pemerintah saat ini. Oleh karena itu, Disnakertrans Rejang Lebong memaksimalkan saluran digital yang tersedia.
Bagi masyarakat yang belum familiar dengan sistem digital, Disnakertrans juga menyediakan layanan konsultasi langsung. "Masyarakat yang belum paham dengan sistem digital ini, bisa datang ke Disnakertrans dan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Rejang Lebong untuk berkonsultasi. Ada petugas kami yang akan melayani mereka yang datang setiap harinya," tambah Andhy. Ini memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mengakses informasi penting ini.
Mendorong Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai Solusi Pekerjaan Global
Selain berfokus pada peluang pekerjaan di dalam negeri, Disnakertrans Rejang Lebong juga aktif mendorong warganya untuk merambah pasar kerja internasional. Program Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi salah satu solusi strategis untuk menyerap tenaga kerja. Inisiatif ini membuka kesempatan bagi warga Rejang Lebong untuk mendapatkan pengalaman kerja dan penghasilan yang lebih baik di luar negeri.
Hingga akhir Juli 2025, tercatat sebanyak 194 warga Rejang Lebong telah menjadi PMI. Mereka bekerja melalui agen resmi yang terdaftar, memastikan keamanan dan legalitas proses penempatan. Para PMI ini tersebar di berbagai sektor pekerjaan, menunjukkan keragaman keahlian yang dimiliki oleh tenaga kerja dari Rejang Lebong.
Jenis pekerjaan yang digeluti oleh PMI dari Rejang Lebong meliputi sektor perkebunan, konstruksi, perhotelan, cleaning service, industri elektronik, peternakan, perawat lansia, serta asisten rumah tangga (ART). Keragaman ini mencerminkan kebutuhan pasar kerja global yang bervariasi. Peluang ini memberikan alternatif yang signifikan bagi pencari kerja di Rejang Lebong.
Negara-negara tujuan para PMI ini juga cukup beragam, mencakup Taiwan, Malaysia, Turki, Jepang, Hong Kong, Singapura, Arab Saudi, Korea Selatan, Polandia, Jerman, dan Brunei Darussalam. Ekspansi ke pasar kerja global ini menjadi bukti komitmen Disnakertrans Rejang Lebong dalam memperluas jangkauan peluang pekerjaan bagi warganya, baik di dalam maupun luar negeri.
Sumber: AntaraNews