LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Langit Palembang berkabut, jarak pandang sempat 100 meter

Langit di wilayah Palembang mulai diselimuti kabut tebal, Selasa (3/7) pagi. Bahkan jarak pandang di kota itu sempat hanya 100 meter.

2018-07-03 13:46:13
Cuaca Ekstrem
Advertisement

Langit di wilayah Palembang mulai diselimuti kabut tebal, Selasa (3/7) pagi. Bahkan jarak pandang di kota itu sempat hanya 100 meter. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) Stasiun Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, pukul 07.14 WIB, kecepatan angin 2.0 knot (1.0 m/s), jarak pandang 100 meter dan cuaca berkabut.

Jarak pandang mulai meningkat beberapa jam kemudian yang sudah mencapai 400 meter. Satu jam kemudian, jarak pandang mulai normal di angka 1.500 meter seiring matahari mulai terik.

Kasi Informasi BMKG Stasiun Bandara SMB II Palembang, Agus Santosa mengungkapkan, kabut tersebut merupakan kabut radiasi karena pendinginan permukaan bumi sehingga udara di dekatnya cukup dingin untuk mengembunkan uap air yang terdapat di dalamnya. Kondisi suhu udara yang dingin di bawah tetapi ke atas masih hangat disebut terjadi inversi.

Advertisement

Langit Palembang berkabut ©2018 Merdeka.com/Irwanto

Advertisement

"Kabut yang muncul hari ini adalah kabut radiasi, bukan kabut akibat asap kebakaran hutan dan lahan," ungkap Agus, Selasa (3/7).

Menurut dia, penyebab adanya kabut radiasi karena suhu di permukaan dekat tanah yang banyak uap airnya/lembab lebih dingin dari suhu udara di atasnya. Cuaca akan normal kembali jika telah terjadi pemanasan sinar matahari, sehingga grafik suhu udara vertikal akan normal makin ke atas semakin dingin.

"Ya memang profil suhu udara di musim kemarau umumnya stabil, embunnya ngendap di bawah, susah naik ke atas untuk membentuk awan," pungkasnya.

Baca juga:
3 Penyebab udara di Jakarta akhir-akhir ini jadi dingin
Kelucuan monyet tupai santap es di tengah cuaca panas
Puluhan imigran ilegal hendak sebrangi AS tewas karena cuaca panas
Banjir Konawe Utara bikin akses Trans Sulawesi lumpuh, warga diminta mengungsi
Hujan diperkirakan basahi sejumlah wilayah Jakarta
Hujan deras, sejumlah rumah di Subang terendam banjir akibat luapan sungai
Hujan deras, jalan Jakarta-Cikampek terendam banjir di 3 titik

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.