Hujan deras, jalan Jakarta-Cikampek terendam banjir di 3 titik
Merdeka.com - Hujan lebat yang melanda wilayah Karawang, sejak Senin (25/6) dini hari, mengakibatkan banjir di jalan arteri Jakarta-Cikampek. Genangan mencapai 20 hingga 30 centimeter itu membuat ruas jalan sulit dilalui kendaraan.
Titik banjir menggenangi jalan arteri Jakarta-Cikampek masing-masing di wilayah Purwasari, Kosambi dan Klari. Dampak genangan banjir para pengendara terutama sepeda motor terjebak. Mereka yang nekat melintas akhirnya mogok di tengah-tengah jalan sehingga harus didorong.
Salah satu pengendara motor, Nanang (30) mengaku sebenarnya sudah mengetahui kondisi jalan raya arteri banjir. Namun pria asal Cikampek tersebut tak mengira banjir cukup dalam sehingga saat menerobos banjir sepeda motor yang dia kendarai mogok.
"Saya kira tidak dalam. Saat motor terus melaju ternyata sepeda motor matic ini mogok," terang Nanang.
Akibat banjir lalu lintas kedua arah di jalan itu mengalami kemacetan cukup parah. Sebabnya sebagian besar kendaraan tidak bisa melintas.
"Tersendat karena banyak kendaraan terhambat, karena genangan air masih tinggi," ujar pengendara lain bernama Sahrizal.
Banjir yang terjadi di jalan arteri Jakarta-Cikampek di wilayah Karawang tersebut dikatakan warga bukan kali ini saja terjadi. Bahkan hampir terjadi setiap hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah itu.
"Ini penyebabnya saluran air atau drainasenya buruk. Bikin jalan tidak disertai drainase. Ada juga kecil dan tidak bisa menampung air. Tidak tahu bagaimana konsep membangunnya, dan kalau di Karawang rata-rata ngebangun apapun suka lupa dengan saluran air. Bahkan saluran air juga dibangun dibuatkan gedung atau apalah," jelas salah seorang warga bernama Kuswara.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya