LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Lagi nongkrong, 3 ABG diserang geng motor hingga jari putus

Peristiwa itu terjadi saat para korban sedang nongkrong di Pasar Gubah, kawasan Kambang Iwak, Palembang, Minggu (1/4) pukul 04.00 WIB. Tiba-tiba, datang sepuluhan dan menuduh mereka menganiaya salah satu adik pelaku. Merasa tak melakukan tuduhan itu, para korban membantah. Lantas, korban diserang.

2018-04-04 02:04:00
penganiayaan
Advertisement

Lagi nongkrong, tiga anak baru gede (ABG) diserang sekelompok orang diduga anggota geng motor. Peristiwa itu membuat mereka mengalami luka bacok di kepala, luka tusuk dan jari tangan putus.

Ketiga korban adalah M Farhan (15), M Hafiz (16), dan Habi (14), semuanya warga Jalan Talang Kerangga, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang. Korban Habi masih dirawat di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang. Dia juga harus kehilangan sepeda motornya karena dibawa kabur kawanan pelaku.

Peristiwa itu terjadi saat para korban sedang nongkrong di Pasar Gubah, kawasan Kambang Iwak, Palembang, Minggu (1/4) pukul 04.00 WIB. Tiba-tiba, datang sepuluhan dan menuduh mereka menganiaya salah satu adik pelaku.

Advertisement

Merasa tak melakukan tuduhan itu, para korban membantah. Lantas, korban diserang para pelaku menggunakan parang dan pisau. Luka yang dialami korban Habi lebih parah dari dua rekannya, seperti bacokan di kepala, luka tusuk di punggung, memar di wajah, dan jari tangan kanan putus.

Korban Farhan mengaku tidak kenal dengan para pelaku. Hanya saja, dia masih mengingat ciri-ciri mereka, seperti berkepala botak, mengenakan baju seragam, dan semuanya menggunakan sepeda motor jenis Yamaha MX.

"Kami dituduh menganiaya adik mereka, padahal kami tidak tahu sama sekali. Habis itu mereka menyerang kami, motor teman saya dibawa lari," ungkap Farhan saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Selasa (3/4).

Advertisement

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, mengungkapkan, laporan ini langsung tindak lanjuti untuk mengungkap para pelaku. Sementara dugaan keterlibatan geng motor, dia belum menduga-duga.

"Yang pastinya langsung lidik, korban akan kita mintai keterangan untuk memudahkan penyelidikan," jelas Yon Edi.

Baca juga:
Berkelahi dengan pencuri, satpam sekolah di Bekasi kena golok sendiri
Penganiaya santri di Samarinda ditangkap, ternyata teman korban
Tak diberi uang, dua pemuda mabuk bogem pria hingga alami luka-luka
Kejiwaan pelaku tak terganggu, polisi lanjutkan proses hukum kasus balita Calista
Kesal ditegur telat datang kerja, pemuda ini tikam dada bosnya
Suami bunuh diri usai aniaya istri lantaran cemburu lihat isi chat
Gara-gara setoran, kelompok pemuda keroyok ketua RT di Sungai Kapih

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.