Seorang pria nekat mengakhiri hidupnya lantaran cemburu dengan sang istri di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sebelum bunuh diri, dia melakukan tindak penganiayaan terhadap pasangan hidupnya itu.
Kapolsek Pesanggrahan Kompol Eko Mulyadi menyampaikan, peristiwa itu terjadi pagi tadi, sekitar pukul 04.00 WIB.
"Kejadian tersebut menurut keterangan saksi dipicu adanya chatingan di handphone korban dan diduga pelaku cemburu, mengingat korban seorang karyawati di sebuah perusahaan bidang infestasi emas yang notabene karyawan dan kliennya laki-laki," tutur Eko saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (29/3).
Menurut Eko, aksi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan sang suami yakni Ibrahim (50) terhadap istrinya Nuriah (38), diketahui si anak Riyan (16) lantaran kaget terbangun saat mendengar keributan.
"Saksi melihat ibunya dipukuli ayahnya. Kemudian saksi berusaha memisahkan dan sambil berteriak minta tolong kepada tetangga," jelas dia.
Ketika para tetangga mulai berdatangan, kondisi Nuriah sudah berlumuran darah. Sementara Ibrahim langsung lari ke dapur.
"Ketika dilihat ternyata kondisi ayahnya telah tergeletak dengan pisau menancap di dada sebelah kiri atas," kata Eko.
Keduanya langsung dibawa ke Rumah Sakit Aminah. Nuriah mengalami luka si sekujur tubuhnya dan telapak tangan kanan sobek kecil sehingga mendapatkan 12 jahitan. Sementara Ibrahim dinyatakan meninggal dunia karena pisau yang ditusukka ke dadanya mengenai paru-paru.
"Saat ini istrinya masih di ruang ICU dalam perawatan, sedangkan pelaku meninggal dan dilakukan visum," Eko menandaskan.
Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com